<p>Buat Pinjaman Fiktif, Karyawan Koperasi Gelapkan Uang Ratusan Juta</p>
Hukum & Kriminal

Buat Pinjaman Fiktif, Karyawan Koperasi Gelapkan Uang Ratusan Juta

Kebumen, (kebumen.sorot.co)--Salah satu karyawan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Tunggal Karya Gombong, warga Desa Karangsari, Kecamatan Wadaslintang berinisial AR (30) dibekuk jajaran Unit Reskrim Polsek Gombong. AR diamankan lantaran diduga telah menggelapkan uang ratusan juta milik koperasi tempat dimana ia bekerja.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol Edi Wibowo mengungkapkan, AR yang kini telah berstatus sebagai tersangka dalam kasus tersebut itu melakukan penggelapan sejak tahun 2014. Kendati demikian aksinya tersebut baru diketahui pada beberapa waktu belakangan ini.

"Hasil pemeriksaan kepada tersangka, ia telah melakukan penggelapan uang koperasi sejak tahun 2014 silam," jelas Kompol Edi Wibowo didampingi Kapolsek Gombong AKP Willy Budiyanto saat konferensi pers di Gedung Tri Brata, Mapolres Kebumen, Selasa (21/09).

Lebih lanjut Edi mengatakan, kecurigaan pihak koperasi atas aksi tersangka bermula saat salah seorang mantri atau karyawan koperasi melakukan penagihan kepada salah satu anggota koperasi atau nasabah karena tunggakan cicilan pada hari Jumat 2 Agustus 2021 lalu. 

Sesampainya di rumah salah satu anggota koperasi itu, ia menerangkan bahwa pinjamannya sudah lunas dan tidak pernah memperpanjang pinjaman lagi. Rupanya, oleh tersangka nama-nama anggota koperasi yang telah lunas, diperpanjang lagi untuk melakukan pinjaman fiktif baru.

Setelah mengetahui aksinya terbongkar pihak koperasi dan beberapa kali dilakukan pemanggilan, tersangka tak pernah lagi berangkat ke kantor. Bahkan pihak koperasi mendapatkan informasi bahwa tersangka pergi melarikan diri ke Kalimantan.

"Uang hasil pinjaman fiktif oleh tersangka digunakan untuk kepentingan pribadinya. Jika ditotal, kurang lebih tersangka berhasil mendapatkan uang sebanyak Rp 700 juta lebih. Kerugian yang dialami koperasi cukup banyak," ungkapnya.

Edi menambahkan, tersangka berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Gombong pada hari Kamis (02/09) lalu diwilayah Kabupaten Wonosobo. Kepada polisi tersangka mengaku uang hasil menggelapkan digunakan untuk kepentingan pribadinya.

Dalam kasus ini, Polsek Gombong mengamankan sejumlah barang bukti berupa 169 kartu pinjaman anggota fiktif, dan handphone android milik tersangka. Atas perbuatanya, tersangka dijerat dengan Pasal 374 KUH Pidana tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun.