Pasar Tradisional Belum Patuh Protokol Kesehatan
Peristiwa

Pasar Tradisional Belum Patuh Protokol Kesehatan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, sejumlah pasar tradisional menunjukkan geliat ekonomi. Aktivitas perekonomian berjalan dengan baik. Namun disisi lain, terdapat kondisi memprihatinkan dimana masih ditemukan warga yang abai akan protokol kesehatan. 

Hal tersebut diketahui saat kegiatan Inspeksi Mendadak (sidak) Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih bersama Asisten 2 Sekda, Kepala Disperindag dan Satpol PP, Selasa (4/5/2021). Dalam sidak tersebut, masih banyak ditemukan para pedagang maupun pembeli yang tidak mengunakan masker. 

Wabup Rista mengaku sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Apalagi menjelang lebaran seperti sekarang ini, pasar maupun pusat perbelanjaan menjadi lokasi berjubel masyarakat. Dimana mereka datang ke pasar untuk berbelanja membeli kebutuhan jelang lebaran Idul Fitri.  

Terus terang kami sangat prihatin melihat masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Terlebih saat ini, gelombang 2 wabah covid-19 sudah mulai mengancam berbagai negara seperti di India dan Malaysia, katanya. 

Berkaca dari itu, Wabup meminta kepada seluruh masyarakat Kebumen untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan. Apalagi dari data terkahir peningkatan angka kasus covid 19 di Kebumen bertambah kembali hingga 40 orang. 

Di pasar ada hampir 50 persen mereka tidak mengenakan masker. Kami edukasi mereka agar menggunakan masker, diketahui saat ini penyebaran wabah covid-19 masih cukup mengkhawatirkan, imbuhnya.

Disisi lain, Rista juga menyebut Pemkab tengah mewaspadai kedatangan pemudik ke Kebumen. Pasalnya masih banyak masyarakat yang nekat pulang kampung meskipun sudah ada larangan mudik dari pemerintah pusat. Ia meminta Pemerintah Desa harus menguatkan posko satgas covid 19 di masing-masing desa khususnya memantau kedatangan masyarakat dari luar kota.

Kepada seluruh masyarakat Kebumen yang berada di perantauan agar tidak mudik, dikarenakan ada larangan dari pemerintah pusat, tandasnya.