Dua Bus Pemudik dari Jakarta Hendak ke Karangsambung Dikawal Ketat Polisi
Peristiwa

Dua Bus Pemudik dari Jakarta Hendak ke Karangsambung Dikawal Ketat Polisi

Karangsambung,(kebumen.sorot.co)--Aturan larangan mudik lebaran yang diberlakukan oleh pemerintah mulai tanggal 06-17 Mei mendatang tampaknya dimanfaatkan oleh sejumlah warga Kebumen yang ada di perantauan untuk mudik dini. 

Seperti halnya yang dilakukan oleh ratusan warga perantauan asal Desa Tlepok, Kecamatan Karangsambung yang tergabung dalam wadah Ikatan Warga Tlepok (Ikwat), Kecamatan Karangsambung. Ratusan anggota Ikwat itu mudik ke Kebumen menggunakan kendaraan bus sebanyak 2 armada. 

Kedatangan 2 bus di Kabupaten Kebumen itu langsung dikawal Polres Kebumen mulai dari batas kota Kebumen hingga Puskesmas Kecamatan Karangsambung, Minggu (02/05) sore. 

Larangan mudik lebaran mulai tanggal 06-17 Mei 2021 dikeluarkan pemerintah melalui Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 nomor 13 tahun 2021. Meski belum memasuki tanggal 06 Mei, pengawalan tetap kita lakukan, jelas Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama saat memimpin jalannya penjemputan rombongan Ikwat.

Lebih lanjut Piter mengungkapkan, pengawalan ketat yang dilakukan oleh pihaknya itu dalam rangka agar warga perantauan tersebut tertib menjalani rapid test antigen sebelum pulang ke rumahnya masing-masing.   

Kita pastikan pemudik ini tidak ada yang turun di jalan. Jadi semua wajib mengikuti rapid tes anti gen sebelum sampai ke rumah, terang Piter didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Budi Satrio saat mengawal rombongan Ikwat.

Piter mengatakan, total penumpang bus pemudik itu ada sebanyak 132 orang. Tanpa terkecuali semua pemudik tersebut menjalani rapid test yang digelar oleh PPNI Kabupaten Kebumen di Halaman Puskesmas Karangsambung.

Semua yang mengikuti rapid tes, hasilnya non reaktif. Setelah dinyatakan non reaktif para pemudik dipersilahkan untuk pulang ke rumah, katanya.

Kapolres Kebumen mengungkapkan, pihaknya selalu standby jika sewaktu-waktu ada pemudik pulang kampung, sebagaimana ratusan pemudik dari Kecamatan Karangsambung itu. Apabila dalam waktu dekat ditemukan hal serupa, pihaknya akan langsung mengawal dan semua pemudik yang dikawal itu harus mengikuti rapid tes anti gen terlebih dahulu sebelum kembali ke rumah masing-masing. 

CB kita, begitu mendapat informasi ada dua bus masuk wilayah Kebumen langsung kita sambut dengan pengawalan. Harapannya tidak menurunkan penumpang, langsung kita tarik bawa ke Puskesmas, tegasnya. 

Sementara itu, salah satu pemudik yang ikut dalam rombongan bus tersebut, Rojingun (42) mengatakan bahwa apa yang dilakukan Pemerintah Kebumen bersama Polres Kebumen sudah tepat. Ia bersama para pemudik lainnya merasa lebih tenang saat memasuki rumah karena telah mengetahui hasil rapid tes antigen negatif.

Kita di perjalanan kan tidak tahu. Jadi adanya program ini kita jadi tahu kondisi kesehatan sebelum sampai ke rumah, ucapnya.