Tahun 2021, Pemeliharaan Jalan Baru Menyelesaikan 10 Persen
Peristiwa

Tahun 2021, Pemeliharaan Jalan Baru Menyelesaikan 10 Persen

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kebumen tiap tahunnya hampir Rp 3 triliun. Namun, alokasi untuk pemeliharaan jalan hanya sekitar Rp 72 miliar tahun 2021. Hal tersebut secara kalkulasi hanya mampu menyelesaikan pemeliharaan 10 persen ruas jalan di Kebumen. 

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto mengatakan, pemeliharaan jalan kabupaten agar mulus setidaknya membutuhkan waktu 10 tahun lamanya. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan Pemkab, dibutuhkan anggaran Rp 684 miliar untuk pembenahan infrastruktur jalan. 

Perkiraan membutuhkan waktu 10 tahun berdasarkan kemampuan APBD Kebumen, katanya disela-sela jumpa pers, Kamis (29/4/2021). 

Arif menjelaskan, anggaran yang teralokasi tersebut lantaran adanya prioritas pada hal lain. Namun ia menyebutkan, pada tahun-tahun mendatang infrastruktur akan menjadi fokus utama Pemkab. Hal tersebut berdasarkan survei keluhan masyarakat khususnya kerusakan jalan. 

Tahun 2022, kami akan fokus infrastruktur jalan, kesehatan dan vaksinasi covid-19 serta pemulihan perekonomian, imbuhnya. 

Ruas jalan yang selalu menjadi persoalan besar Kebumen adalah jalur penghubung ruas jalan utama ke ruas Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Ruas jalan tersebut selalu dilalui kendaraan dengan tonase di luar kapasitas. 

Pemkab sedang mengusulkan agar Jalan Purwodeso-Petanahan menjadi kewenangan pemerintah pusat, jelasnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kebumen Haryono Wahyudi menjelaskan ruas jalan yang menjadi masalah dalam pemeliharaan adalah jalan penghubung JJLS. Yakni ruas Jalan Purwodeso-Petanahan, Tamanwinangun-Buluspesantren dan Kambalan-Ambal.

Tiga jalan itu selalu dilalui kendaraan dengan tonase melebihi kelas jalan kabupaten, ucapnya.