Bupati Bukan Bagian 10 Penerima Pertama Vaksin Covid-19 Kebumen
Sosial

Bupati Bukan Bagian 10 Penerima Pertama Vaksin Covid-19 Kebumen

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Vaksinasi covid-19 di Kebumen tengah dipersiapkan. Sesuai rencana, vaksin selain untuk tenaga kesehatan (nakes) juga kepada 10 orang pertama penerima vaksin pertama dari unsur Forkopimda dan tokoh lain. Meskipun demikian, Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz tidak termasuk dalam kategori tersebut. 

Bupati Yazid mengatakan, terdapat 10 orang pertama untuk menerima vaksinasi covid-19 di Kebumen bersama tenaga kesehatan. Namun, sebagai bupati dirinya tidak ikut serta dalam calon penerima vaksin pertama. Pasalnya, vaksin covid-19 diperuntukkan untuk rentan usia 18 hingga 58 tahun. 

Biar pak Wabup, Dandim, Kapolres karena usia saya sudah 63 tahun, katanya disela-sela Simulasi Kedatangan Vaksin di Gudang Farmasi Kebumen, Rabu (13/1/2021). 

Meskipun tidak ikut dalam penerima vaksin pertama, Yazid menegaskan berkomitmen mendukung program tersebut. Dirinya juga menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir terkait vaksinasi. Karena pemerintah telah menjamin vaksin aman dan MUI juga menyatakan vaksin halalan toyyiban (halal dan baik). 

Vaksinasi ini adalah kewajiban kita semua, dan vaksin sudah dijamin aman, halal oleh karena itu masyarakat tidak perlu khawatir, imbuhnya. 

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kebumen Dwi Budi Satrio mengungkapkan bahwa 10 orang penerima vaksin pertama terdiri dari Forkopimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat. Mengenai tokoh masyarakat dan tokoh agama, dirinya mengaku hingga kini belum ditentukan. 

Belum ditentukan, tapi yang jelas kuat pengaruhnya, ucapnya. 

Terkait Bupati yang tidak ikut serta sebagai 10 penerima vaksin pertama, Budi menegaskan hal tersebut hanya berkaitan usia. Mengingat vaksin pertama diperuntukkan untuk usia 18 sampai 59 tahun. Sedangkan vaksin untuk usia lanjut usia (lansia) hingga kini masih menunggu hasil penelitian. 

Diharapkan 10 penerima vaksin pertama ini menanamkan kepercayaan masyarakat bahwa vaksin aman, tandasnya.