Penerapan PPKM, Masih Banyak Ditemukan Pelanggar Protokol Kesehatan
Peristiwa

Penerapan PPKM, Masih Banyak Ditemukan Pelanggar Protokol Kesehatan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Kebumen tengah menekan penyebaran covid-19 dengan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). PPKM ini berlaku sejak 11 hingga 25 Januari 2021. Meskipun demikian, masih saja banyak warga maupun pihak swasta yang abai akan protokol kesehatan sesuai PPKM. 

Hal tersebut terlihat dari sejumlah operasi yustisi yang dilaksanakan di sejumlah titik Kabupaten Kebumen. Kapolsek Kebumen AKP Tarjono Sapto Nugroho disela-sela operasi yustisi di depan Kecamatan Kebumen mengatakan prihatin masih ditemukan banyak pelanggar protokol kesehatan. Terutama tidak mengenakan masker saat berkendara di jalan. 

Pelaksanaan operasi yustisi sehari 3 kali, operasi kali ini kita dapati 25 pelanggar, katanya. 

Terpisah, Kepala Bidang Penegakan Perda dan Perkada Satpol PP Kebumen Danang Dwi Hartanto mengungkapkan dalam masa penerapan PPKM masih ditemukan banyak pelanggar. Setidaknya ratusan warga melanggar dalam dua hari operasi yustisi gabungan yaitu tidak mengenakan masker, berkerumun dan tidak menjaga jarak.  

Pelanggar tidak pakai masker 45 orang, tidak jaga jarak 35 orang dan berkerumun 67 orang, katanya. 

Danang menjelaskan, untuk pusat perbelanjaan dan rumah makan pun masih banyak melanggar pada awal penerapan PPKM. Dimana, pusat perbelanjaan diminta tutup lebih awal yaitu pukul 19.00 WIB. Sedangkan rumah makan tidak menerima kedatangan tamu dan hanya melayani delivery order ataupun take away. 

Hari pertama masih banyak, hari kedua sudah berkurang. Walaupun dua hari sebelumnya tim satpol sudah melaksanakan sosialisasi, jelasnya. 

Dalam masa penerapan PPKM, ditegaskan Danang, tim gabungan akan terus gencar melaksanakan operasi yustisi. Hal tersebut guna menekan penyebaran covid-19 dan mendisiplinkan masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan. Mengingat hingga kini kasus terkonfirmasi positif covid-19 terus bertambah dan kasus aktif masih tinggi.