Vaksinasi Covid-19 Kebumen Mundur dari Perkiraan
Peristiwa

Vaksinasi Covid-19 Kebumen Mundur dari Perkiraan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Rencana vaksinasi covid-19 di wilayah Kebumen dipastikan mundur dari perkiraan 14 Januari 2021. Kondisi tersebut tidak terlepas karena hingga saat ini, vaksin belum tiba di Kebumen. Meskipun, sejumlah sarana prasarana pada fasilitas kesehatan (faskes) maupun vaksinator (petugas vaksin) telah siap.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, mengatakan Kebumen masih menunggu jadwal vaksinasi covid-19. Disebutkan, hingga kini Kebumen tengah mempersiapkan diri menyambut pelaksanaan vaksinasi dengan simulasi penerimaan vaksin. Simulasi juga berkaitan keamanan, pengawalan dan distribusi vaksin ke faskes hingga skenario pelaksanaan vaksinasi. 

Kita tinggal menunggu jadwal kedatangan vaksin, jika nanti datang semua pengamanan sudah siap, katanya disela-sela Simulasi Kedatangan Vaksin di Gudang Farmasi, Rabu (13/1/2021). 

Bupati Yazid menjelaskan, tahap pertama vaksin akan menyasar tenaga kesehatan sebanyak 6.975 yang berlangsung bertahap empat bulan. Penerima vaksin pertama ini, diakui Yazid penting mengingat nakes adalah garda terdepan penangan covid-19. Sehingga memastikan kesehatan nakes menjadi suatu hal penting untuk pemerintah.  

Harapannya covid-19 dapat teratasi dengan baik apalagi saat ini pemerintah pusat, provinsi dan daerah sedang mempersiapkan vaksinasi, imbuhnya. 

Lebih jauh dikatakan Yazid, vaksinasi ini merupakan program nasional yang tentu perlu didukung. Target penerima vaksin sebesar 70 persen yang diharapkan dapat meningkatkan kekebalan kelompok atau herd immunity. Ia juga meminta masyarakat turut serta mensukseskan program tersebut dan tidak berpengaruh hoaks tentang vaksin covid-19. 

Vaksin ini sudah dijamin aman dan halalan toyiban (halal dan baik), jadi masyarakat tidak perlu khawatir, tandasnya. 

Simulasi tersebut turut dihadiri Forkopimda, sejumlah OPD terkait dan perwakilan faskes. Simulasi diawali dengan penerimaan vaksin dari Provinsi, kemudian dibawa ke Gudang Farmasi untuk disimpan. Selanjutnya, faskes dari RS Permata Medika dan Puskesmas Pejagoan mengambil vaksin untuk pelaksanaan vaksinasi di faskes masing-masing.