Pak Bhabin Ajak Warga Jadikan Cuci Tangan Sebagai Kebutuhan, Bukan Keterpaksaan
Sosial

Pak Bhabin Ajak Warga Jadikan Cuci Tangan Sebagai Kebutuhan, Bukan Keterpaksaan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Bhabinkamtibmas Desa Tanggeran, Kecamatan Sruweng Bripka Surya Pradikas mengajak warga Desa setempat menjadikan protokol kesehatan sebagai kebutuhan di era new normal. Terlebih, Kabupaten Kebumen kembali menjadi zona merah resiko Covid-19 di Jawa Tengah. 

“Selain menjaga jarak dan memakai masker, cuci tangan sangat efektif mencegah penyebaran Covid-19. Tak hanya Covid-19 namun juga virus, bakteri dan bibit-bibit penyakit lainnya," jelas Bripka Surya kepada sorot.co, Kamis (19/11/2020).

Semestinya, kata Surya, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir sudah tidak lagi menjadi hal yang harus diawasi atau diperintahkan, namun hal itu sudah menjadi kebutuhan yang melekat ditengah masyarakat. 

Cuci tangan sesuai dengan anjuran kesehatan harusnya sudah jadi kebutuhan mendasar, bukan suatu keterpaksaan. Jika kita butuh hidup sehat, berarti kita juga butuh cuci tangan, tandasnya.


Menurutnya, meski belum maksimal, sejauh ini masyarakat sedikit demi sedikit telah mulai dapat menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan kebiasaan baru di era pandemi.  

Persoalannya biasanya hanya antara terbiasa dan belum terbiasa saja. Oleh karena itu, kita harus menggerakkan diri kita, keluarga dan lingkungan disekitar kita untuk terbiasa melakukan cuci tangan dan protokol kesehatan lainnya, ajaknya.

Surya menambahkan, hal yang tak kalah penting adalah budaya tutur atau lisan yang ada di desa. Budaya khas pedesaan yang jarang ditemui diwilayah perkotaan tersebut dapat dijadikan media kontrol antar warga dilingkungan masing-masing.

Melalui budaya saling sapa yang ada di desa mari kita saling mengingatkan jika ada yang lupa, imbuhnya.