Diduga Selingkuh, Warga Adimulyo Tuntut Kades Mundur
Peristiwa

Diduga Selingkuh, Warga Adimulyo Tuntut Kades Mundur

Adimulyo,(kebumen.sorot.co)--Kelompok masyarakat Desa Adimulyo, Kecamatan Adimulyo menuntut kepala desa untuk mundur dari jabatannya. Tuntutan ini dilandasi dugaan perilaku kepala desa setempat yang dinilai berbuat tidak baik. Warga menduga, kepala desa melakukan perselingkuhan dengan salah satu warganya yang masih berstatus istri orang.

Terkait tuntutan warga, Badan Permusyawarahan Desa (BPD) menggelar pertemuan perwakilan warga dengan Pemerintahan desa, Forkopimcam Adimulyo dan Dispermades PPPA Kebumen, Selasa (30/6/2020).

Kendati demikian, pertemuan tidak berjalan lantaran perwakilan warga memilih walk out. Itu dilakukan lantaran kuasa hukum warga tidak diperkenankan menyampaikan aspirasi di hadapan forum.

Salah satu perwakilan warga, Rasidin mengungkapkan dugaan perselingkuhan yang dilakukan kades dengan salah satu warga berinisial SNK (29) diketahui sudah berlangsung sejak lama. Bahkan diakuinya, ada bukti pernikahan siri antara kades dengan SNK yang dilaksanakan dihadapan salah satu tokoh agama.

"Kami meminta agar kepala desa mundur dari jabatannya karena tidak memberikan contoh yang baik bagi masyarakat," katanya.

Kuasa Hukum warga, Yuli Ikhtiarto menegaskan, tuntutan masyarakat hanyalah agar kepala desa mundur dari jabatan. Terkait dengan permasalahan keluarga, pihak suami dari SNK telah melaporkan proses hukum ke kepolisian. Warga pun akan terus menyuarakan aspirasi jika tuntutan masyarakat tidak terealisasi. 

"Ratusan warga telah menandatangani mosi tidak percaya terhadap kepala desa atas perbuatannya," tegasnya.

Kepala Dispermades PPPA Kebumen, Frans Haidar dalam pertemuan itu meminta masyarakat tetap menjaga kondusifitas lingkungan. Masyarakat diperkenankan menyampaikan aspirasi namun tetap menggunakan prosedural yang baik. Disisi lain, roda pemerintahan baik pelayanan maupun pembangunan meskipun proses tengah berjalan.

Sementara itu Kepala Desa Adimulyo, Mulyono saat dimintai keterangan terkait tuntutan masyarakat oleh awak media enggan memberikan komentar. Ia juga enggan memberikan tanggapan terkait tudingan masyarakat berkaitan perselingkuhan.