Iming - iming Emas Gaib, Ginanjar Raup Belasan Juta
Hukum & Kriminal

Iming - iming Emas Gaib, Ginanjar Raup Belasan Juta

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Ulah Wijaya Ginanjar (58) warga Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar kini terpaksa berakhir di jeruji besi. Dirinya melakukan penipuan kepada salah satu warga dengan mengiming-imingi emas ghoib. Atas aksinya itu, Ginanjar meraup keuntungan belasan juta dari korbannya. 

Penipuan yang dilakukan Ginanjar menimpa Suwartono (68) warga Kelurahan/Kecamatan Karanganyar. Warga RT 4 RW 4 Kelurahan Karanganyar itu merugi Rp 18.790.000 akibat ulah Ginanjar yang kini sudah berstatus tersangka. Merasa dirugikan akibat ulah tersangka, korban lantas melaporkannya kepada pihak berwajib. 

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan menjelaskan, kejadian penipuan tersebut terjadi pada 27 Desember 2019 silam. Tersangka sengaja mendatangi rumah korban dan menyampaikan bila terdapat emas seberat 2 kilogram lebih. Dimana, mbah yang disebut tersangka mendiami emas memintas agar diangkat karena ingin pulang. 

Tersangka mendatangi rumah korban dan menyampaikan bahwa ada emas 2 kilogram lebih, mbah yang menunggu emas minta diangkat karena ingin pulang,” tuturnya saat jumpa pers di Mapolres Kebumen, Jumat (14/2).

Korban tergiur dan peecaya dengan yang disampaikan tersangka. Tersangka kemudian meminta beberapa kebutuhan persyaratan agar ritual pengangkatan emas dapat dilakukan yaitu mahar uang dan kembang tujuh rupa. Kemudian, 6 Januari 2020 korban memberikan mahar kepada tersangka yang selanjutnya melakukan ritual di kamar korban.  

Setelah ritual, tersangka meminta kepada korban agar membuka bungkusan berupa emas tersebut Jumat 7 Februari 2020. Pada saat waktu yang ditentukan tiba, pelapor kemudian membuka bungkusan yang diberikan oleh terlapor dan ternyata emas yang diberikan oleh terlapor kepada pelapor bukan merupakan emas asli, melainkan kuningan, jelas Kapolres. 

Mengetahui aksi penipuan tersebut, korban melaporkannya kepada kepolisian. Setelah mendapatkan laporan, Unit Reskrim Polsek Karanganyar pada 12 Februari kemarin berhasil membekuk pelaku di rumah korban. Tidak butuh waktu lama, tersangka kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan. 

Pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukumannya yakni pidana penjara paling lama 4 tahun, imbuhnya. 

Dalam perkara penipuan ini, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti. Berupa 2 buah batangan warna kuning emas bertuliskan UNION BANK SWITZERLAND LM 999.9 UL.2743 SWISS dengan panjang 17,5 dan  lebar 4 centimeter. Selain itu satu buah batangan warna kuning emas depan bergambar Presiden Soekarno dan belakang bergambar Pancalisa. Ini dengan ukuran panjang 6,5 dan lebar 4 centimeter.

Selain polisi juga mengamankan 1 buah koin warna kuning emas dengan depan bergambar Presiden Sokearno dan belakang bergambar Pancasila. Bukan itu saja beberapa bukti lainnya juga berhasil diamakan oleh polisi. Ini meliputi  empat buah koin warna kuning emas depan bergambar Presiden Sokearno dan berlakang bergambar Pancasila. 2 buah koin emas bergambar perempuan dan mahkota, 1 buah patung  kerbau yang dinaiki orang berwarna kuning emas dan 1 buah kujang berwarna kuning emas.

Selain itu terdapat pula 1 buah kalung berwarna kuning emas berbentuk rantai, 1 buah gelang berwarna kuning emas berbentuk rantai, 1 buah gelang rantai berwarna kuning emas bermata warna putih, 1 buah cincin berwarna kuning emas berbentuk rantai dan selembar kain kafan warna putih.