Hadapi Porwil Eks Dulongmas, Atlet Voli Kebumen Terkendala Tempat Latihan
Olahraga

Hadapi Porwil Eks Dulongmas, Atlet Voli Kebumen Terkendala Tempat Latihan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) eks Karisidenan Kedu, Pekalongan, Banyumas (Dulongmas) tim Kebumen masih persoalan. Kegiatan rencananya digelar awal November 2020 mendatang, namun para atlet yang akan bertanding menemui kendala. Khususnya para atlet voli yang akan mewakili Kabupaten Kebumen kebingungan memilih tempat latihan.

Ketua Harian Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Priyambodo mengatakan, federasi bersama para atlet voli bingung terkait tempat latihan. Disatu sisi ingin memanfaatkan Gedung Olahraga (GOR) Gembira milik Pemkab sebagai pusat latihan karena lapangan dinilai cukup memadai. Sisi yang lain terkendala ketersediaan anggaran jika pemakaian GOR untuk latihan tetap dikenakan biaya sewa.

"Kita ini serba bingung, ada lapangan GOR kalau mau pakai harus bayar, padahal anggaran kita juga terbatas. Toh ini juga untuk mengharumkan Kebumen," ucapnya, Rabu (12/2).

Priyambodo menjelaskan, sebenarnya terdapat alokasi anggaran dana hibah KONI dari Pemkab Kebumen untuk olahraga. Namun demikian, anggaran Rp 2,5 miliar dibagi untuk sekian banyak cabang olahraga. Dengan anggaran tersebut, ternyata belum dapat mengakomodir seluruh kegiatan pada cabang olahraga. 

"Dana yang ada untuk pembinaan tidak ada sewa gedung untuk latihan. PBVSI dapat sekitar Rp 30 juta," paparnya.

Pada kesempatan itu, Priyambodo berharap Pemkab dapat memberikan kebijakan ataupun solusi atas persoalan tersebut. Meskipun terdapat regulasi mengatur tentang biaya sewa GOR yang dikelola dinas. Dengan demikian maka para atlet dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk berlaga mengharumkan nama Kebumen.

"Waktu launching GOR itu seingat saya Pak Bupati sempat menyampaikan kalau bisa menggratiskan untuk latihan atlet Kebumen. Saya mengharapkan dari Pemkab ada solusi. Karena itu juga untuk mengharumkan nama Kebumen," ucapnya.

Priyambodo menambahkan, sebelumnya persiapan Kejurprov juga diwarnai keprihatinan yakni dengan meminjam lapangan di dua SMK untuk latihan. Menurutnya jika ke depan, Pemkab bersikukuh memungut biaya sewa GOR untuk latihan atlet maka pihaknya akan melakukan pendekatan ke sekolah yang sama untuk meminjam lapangan.

"Kebetulan waktu itu kenal dengan kepala sekolahnya, kita digratiskan untuk memakai lapangan sekolah. tapi kalau besok GOR harus bayar, kita akan melakukan pendekatan kembali ke kepala sekolah. Itupun saya tidak tahu bakal dipinjami lagi atau tidak," ucapnya.

Terkait adanya permasalahan ini, Priyambodo juga berharap KONI selaku organisasi induk cabang olahraga yang ada di Kebumen, untuk menjembatani terkait hal itu kepada Pemkab maupun dinas terkait. Menurutnya, cabang olahraga ibarat anak dari KONI selaku bapak asuh, sehingga kalau bisa dibantu.

Untuk diketahui, belum lama ini tim voli Kebumen mampu meraih medali emas pada Kejurprov di Purwokerto. Pada Porwil Eks Dulongmas mendatang, atlet yang didominasi berusia dibawah 23 tahun ini menarget membawa pulang medali serupa.