Harga Jual Udang Vaname Naik, Petambak di Klirong Bisa Tersenyum
Ekonomi

Harga Jual Udang Vaname Naik, Petambak di Klirong Bisa Tersenyum

Klirong,(kebumen.sorot.co)--Para petambak udang di pesisir selatan Kabupaten Kebumen kini bisa tersenyum lebar. Memasuki musim penghujan harga jual udang vaname yang tadinya sempat anjlok perlahan mulai merangkak naik. Kenaikan harga tersebut pun dinilai cukup signifikan bila dibandingkan dengan harga sebelumnya.

Salah satu petambak udang vaname di Desa Tanggulangin, Kecamatan Klirong, Juni mengungkapkan, udang vaname dari Kebumen merupakan komoditas ekspor. Saat ini udang vaname size 100 yang sebelumnya hanya Rp. 47.000 naik menjadi Rp. 53.000 per kilogram.

Sedangkan udang dengan kualitas di bawah size 100 yang tidak memenuhi standar ekspor, dijual di pasar lokal. Harga jual udang vaname di pasar lokal berkisar antara Rp. 30.000-Rp. 32.000 per kilogram.

"Potensi harga naik tentu masih ada dan sangat kita harapkan. Kalau harga maksimal bisa mencapai Rp. 58.000 per kilogram," ujar Juni, Senin (13/01).

Juni menuturkan, meski harga jual mengalami kenaikan, namun intensitas hujan yang mulai meningkat baru-baru ini menjadi tantangan tersendiri bagi para petambak. Pasalnya, air hujan yang masuk ke dalam kolam dan suhu cuaca saat musim hujan berpotensi menimbulkan virus-virus baru pada pertumbuhan dan kesehatan udang. 

"Hujan pada waktu siang hari sangat berdampak buruk. Berbeda dengan hujan saat malam hari. Ini dikarenakan oleh minimnya sinar matahari saat hujan turun pada waktu siang hari. Karena bagaimanapun pertumbuhan dan kesehatan udang sangat dipengaruhi oleh stabilnya sinar matahari yang masuk kedalam kolam," terangnya.

Menurutnya, berbagai penyakit yang menyerang udang dapat diantisipasi dengan menambah obat untuk kekebalan fisik udang. Namun, hal itu akan menjadikan pengeluaran juga mengalami kenaikan.

"Kalau udang terserang virus berak putih, para petambak terpaksa harus panen dini. Nah ini yang kita hawatirkan saat musim hujan," imbuhnya.