Perjalanan Penuh Liku, Lima Parpol Sepakat Bentuk Koalisi
Politik

Perjalanan Penuh Liku, Lima Parpol Sepakat Bentuk Koalisi

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Jelang Pilbup Kebumen, lima partai politik Kabupaten Kebumen sepakat membentuk koalisi. Koalisi kelima partai ini menamakan diri sebagai Koalisi Parpol untuk Kebumen lebih baik. Koalisi besar sendiri digawangi Partai Golkar, PPP, Gerindra, PAN dan PKB yang terhitung memiliki 29 kursi parlemen.

Ketua Koalisi Darwansyah mengatakan, proses terbentuknya koalisi penuh lika liku. Butuh waktu sekitar dua bulan demi terbentuknya koalisi gemuk ini. Awalnya koalisi diawali dari yakni Golkar, PPP dan Nasdem. Akan tetapi Nasdem mengambil jalan sendiri kemudian bergabunglah tiga partai lain yaitu Gerindra, PAN dan PKB.

"Pembentukan cukup alot tetapi peran serta pimpinan partai sangat menentukan hadirnya koalisi ini," kata Darwansyah yang politisi Golkar Kebumen, Senin (13/1/2020) saat deklarasi di Posko pemenangan Golkar.

Darwansyah menjelaskan, koalisi ini akan membuat sekretariat bersama dalam penjaringan kandidat Bupati/Wakil Bupati Kebumen. Kendati koalisi untuk sekber, namun Darwansyah diharapkan berlanjut hingga Pilbup mendatang. Adapun penjaringan diawali satu Minggu pengambilan formulir kemudian satu Minggu berikutnya untuk pengembalian berkas. 

"Diharapkan Februari sudah selesai proses penjaringan dan kemudian hasilnya disampaikan ke DPP masing-masing dalam bentuk rekomendasi," jelasnya.

Ketua DPC PKB Kebumen Zaeni Miftah menegaskan, terbentuknya koalisi tidak terlepas penghilangan ego masing-masing partai. Seperti halnya PKB dan Gerindra yang belum lama ini telah melakukan penjaringan sendiri. Akan tetapi, sesuai kesepakatan pendaftar penjaringan di masing-masing partai akan diarahkan mendaftar ke koalisi.

"Ini bukan tentang siapa tetapi bagaimana membangun Kebumen lebih baik ke depan," tuturnya.

Sementara Ketua DPC Gerindra Agung Prabowo mengungkapkan, koalisi ini terbentuk tidak sama sekali memiliki kecenderungan kepada salah satu calon. Akan tetapi, koalisi akan memiliki visi misi bersama yang menjadi acuan. Nantinya kandidat yang sejalan dengan koalisi dan diterima kelima parpol akan direkomendasi.

"Bukan partai yang menyesuaikan visi calon, tetapi calon menyesuaikan dengan koalisi," ungkapnya diamini seluruh pimpinan parpol.