Minim Siswa, Puluhan Sekolah Dasar di Kebumen Diregroup
Pendidikan

Minim Siswa, Puluhan Sekolah Dasar di Kebumen Diregroup

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Januari 2020 bukan saja permulaan awal tahun bagi ratusan siswa sekolah dasar (SD) di Kebumen. Momentum pergantian tahun sekaligus menjadi perpisahan mereka dengan sekolah yang selama ini sebagai tempat belajar. Itu terjadi lantaran SD tersebut terpaksa mengalami regroup akibat kekurangan siswa.

Data Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kebumen, tahun 2019 tercatat 62 SD diregroup menjadi 31 sekolah dasar. Empat belas sekolah menjalani regroup lantaran berlokasi di satu tempat sehingga dilakukan penyatuan manajemen. Sedangkan sisanya, terpaksa regroup lantaran jumlah siswa yang minim.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Kebumen, Agus Sunaryo mengungkapkan, regroup dilaksanakan bagi sekolah yang memiliki jumlah siswa di bawah 90. Itu terjadi di 48 SD yang regroup menjadi 24 sekolah dasar di 13 kecamatan. Regroup dilaksanakan mulai awal semester pada 1 Januari 2020 ini.

Salah satu SD yang mengalami regroup yaitu SD Negeri 3 Karanganyar akibat jumlah siswa minim. Sekolah yang berdiri sejak 1953 di Gang Sindoro nomor 26 Karanganyar terpaksa digabung dengan SDN 2 Karanganyar. Jumlah siswanya dari enam kelas hanya berjumlah 47 pelajar yang kini menjadi siswa SDN 2 Karanganyar.

Kepala SD Negeri 3 Karanganyar Yusuf Sumartono mengungkapkan, perpindahan siswa ke SDN 2 Karanganyar sudah dilakukan bersama 3 GTT dan 1 PTT. Adapun sepuluh guru dengan status PNS menunggu surat keputusan dari Pemkab terkait mutasi tugas yang baru. Sebelum regroup, dirinya mengaku sudah mensosialisasikan kepada para wali siswa pada awal tahun ajaran 2019/2020.

"Awal tahun ajaran ada 59 siswa setelah dilakukan sosialisasi,12 siswa memutuskan mencari sekolah sendiri masing-masing sisanya 47 siswa ikut ke SD Negeri 2 Karanganyar," tuturnya.