Musim Penghujan, Omzet Perajin Mantol Melonjak
Ekonomi

Musim Penghujan, Omzet Perajin Mantol Melonjak

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Musim penghujan di wilayah Kebumen ternyata bukan saja memberikan dampak bencana. Akan tetapi justru mendatangkan berkah tersendiri bagi para produsen jas hujan (mantol). Pasalnya pada musim ini jumlah permintaan dipasaran meningkat hingga 30 persen.

Salah satu perajin jas hujan di Kabupaten Kebumen, Masrokhudin mengatakan peningkatan omzet penjualan sebetulnya terjadi sejak awal tahun ini. Mengingat pada Januari 2020 intensitas hujan semakin tinggi yang menuntut kesiapan masyarakat menyediakan jas hujan.

"Sejak datang musim penghujan, permintanan meningkat dibanding biasanya. Bahkan saya sering kewalahan," katanya, Minggu (13/1/2020).

Rumah Masrokhudin di Desa Tanahsari Kecamatan Kebumen juga dijadikan sebagai lokasi usaha. Dalam menjalankan usaha, dia dibantu sebanyak empat karyawan yang juga tetangganya. Jika biasanya, dalam sehari hanya memproduksi satu kodi namun kini bisa mencapai 4 hingga 5 kodi. 

"Saya dibantu empat orang karyawan dan setiap karyawan dalam satu hari bisa menghasilkan satu sampai dua kodi jas hujan," jelasnya.

Pada musim penghujan seperti sekarang, lanjut Masrokhudin, pesanan jas hujan yang datang melonjak. Bahkan pada Minggu ini saja, dirinya tengah mengupayakan penyelesaian pesanan 3 ribu jas hujan. Itu untuk memenuhi kebutuhan area Kebumen maupun daerah lain seperti Yogyakarta, Magelang, Brebes.

"Ini menyelesaikan pesanan dibantu tetangga yang juga perajin. Untuk harga kita jualnya murah, yaitu mulai Rp 35 ribu hingga Rp 60 ribu. Itupun harga grosir, kalo eceran ya beda lagi," imbuhnya.