DPRD Usulkan 7 Raperda Inisiatif Tahun 2020
Pemerintahan

DPRD Usulkan 7 Raperda Inisiatif Tahun 2020

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Masa persidangan tahun 2020, DPRD Kabupaten Kebumen mengusulkan tujuh Rancangan Peraturan (Raperda) inisiatif. Ketujuhnya bakal dibahas bersama dengan 13 Raperda usul prakarsa dari eksekutif mendatang.

Tiga Raperda diusulkan oleh Komisi D yaitu Revisi Perda nomor 23 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kebumen tahun 2019-2023, Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Geopark Karangsambung-Karangbolong Kebumen dan Raperda Rancana Detail Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kebumen tahun 2019-2023.

Satu usul dari Komisi A yaitu Raperda Penyelenggaraan Bantuan Hukum. Satu dari Komisi B yaitu Raperda Penanganan Tuberkulosis, satu dari Komisi C yaitu Raperda Penyelenggaraan Kepariwisataan dan satu Raperda usul Bapem Perda yaitu Raperda Tata Cara Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Daerah.

Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapem Perda) DPRD Kebumen, FA Bambang Tri Saktiono, mengungkapkan, tahapan pembentukan Propem Perda diawali penerimaan usulan dari Pimpinan DPRD baik yang eksekutif maupun legislatif. Masing-masing usulan Raperda dipaparkan di rapat Bapem Perda dan disepakati 20 usulan raperda yang terdiri dari 13 raperda berasal dari eksekutip dan 7 raperda dari inisiatip DPRD.

"Masa Sidang I membahas 9 Raperda, Masa Sidang II membahas 6 Raperda dan Masa Sidang III membahas 5 Raperda," tuturnya, Rabu (4/12/2019).

Adapun sembilan Raperda untuk masa sidang I, Revisi Perda nomor 23 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kebumen tahun 2019-2023, Tata Cara Perencanaan dan Penganggaran Pembangunan Daerah. Raperda Kedudukan, Tugas, Fungsi, Struktur dan Tata Kerja Perangkat Daerah Urusan Pemerintah di Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik, Raperda Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. 

Raperda tentang Perseoda BPR/S Bank Kebumen, Raperda tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, Raperda Penyelenggaraan Kearsipan. Juga Raperda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dan Raperda tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak-hak Penyandang Disabilitas.

Raperda masa sidang II yaitu Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa Kabupaten Kebumen, Raperda Perseoda Luk Ulo Farma Kabupaten Kebumen, Raperda Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Kebumen, Raperda Penanganan Tuberkulosis. Kemudian Raperda Penyelenggaraan Kepariwisataan dan Raperda Perlindungan dan Pengelolaan Geopark Karangsambung-Karangbolong Kebumen.

Masa sidang III, membahas Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2019, Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2020, Raperda tentang APBD tahun 2021. Kemudian Raperda Rancana Detail Tata Ruang Wilayah Kabupaten Kebumen tahun 2019-2023, dan Raperda Penyelenggaraan Bantuan Hukum.

Bambang menjelaskan, penentuan Raperda tahun 2020 telah melalui skala prioritas pembentukan. Yaitu perintah peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, Rencana pembangunan daerah, Penyelenggaraan otonomi daerah dan tugas pembantuan, Aspirasi masyarakat daerah dan hasil penyusunan Propem Perda.

"Bapem Perda Kabupaten Kebumen dalam menyusun Propem Perda Tahun 2020 juga telah mendasarkan skala prioritas pembentukan raperda untuk jangka waktu 1 tahun. Juga dibarengi dengan peningkatan kualitas dan tidak hanya kuantitas Perda yang dihasilkan saja," katanya.