Warga Masih Alami Kekeringan, Persediaan Air Bersih di BPBD Terus Menipis
Sosial

Warga Masih Alami Kekeringan, Persediaan Air Bersih di BPBD Terus Menipis

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Hujan yang mengguyur wilayah Kebumen belum memberikan efek siginifikan. Masyarakat khususnya di wilayah Kebumen Utara masih membutuhkan bantuan droping air bersih. Akan tetapi, persediaan jumlah air bersih untuk droping Pemkab Kebumen sangat menipis.

Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Eko Widianto melalui Kabid Kedaruratan, Logistik dan Peralatan Salam, mengatakan bantuan droping air yang bersumber dari APBD Kebumen telah tersalur 1.295 tangki. Adapun persediaan bantuan air bersih 150 tangki hanya mampu untuk memberikan droping pada Minggu pertama Desember.

"Droping masih terus berjalan hingga kini, ketersediaan hanya satu minggu ke depan," ungkapnya, Selasa (3/12/2019).

Salam menjelaskan, bantuan yang diberikan dari program CSR juga sudah tersalurkan semuanya. Tercatat sebanyak 1.065 tangki air bersih telah disalurkan untuk masyarakat dari swasta. Praktis, BPBD hanya mengandalkan sisa program droping yang bersumber APBD Kebumen. 

"Jika nanti habis dan membutuhkan droping, kami mengupayakan memohon tambahan ke BPBD Provinsi," imbuh Salam.

Sementara, salah satu warga Desa Penimbun Kecamatan Karanggayam Dede saat dimintai keterangan mengaku wilayahnya masih membutuhkan bantuan droping air bersih. Kendati adanya hujan selama dua hari di Kebumen sudah membantu segelintir masyarakat.

"Masih butuh droping, tetapi sekarang tinggal beberapa dusun," ucapnya.

Berdasarkan data BPBD, droping air bersih dilakukan untuk puluhan desa di sejumlah kecamatan. Antara lain Kecamatan Buayan, Ayah, Kebumen, Sempor, Alian, Pejagoan, Karanggayam, Karanganyar, Poncowarno dan Kutowinangun. Adapun secara keseluruhan, total terdapat 82 desa di 17 Kecamatan yang pernah mendapat droping air bersih.