Partai Non Parlemen Kebumen Galang Kekuatan
Politik

Partai Non Parlemen Kebumen Galang Kekuatan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Dalam menghadapi kontestasi Pilbup Kebumen 2020, partai politik non parlemen di Kebumen tengah merapatkan barisan membangun kekuatan. Bahkan mereka akan membentuk sebuah koalisi bersama.

Pimpinan DPC Partai Hanura Kebumen Solikhudin, mengungkapkan kekuatan partai non parlemen jangan dianggap sebelah mata. Menurutnya, partai non parlemen sudah beberapa kali melakukan komunikasi secara intens menyongsong Pilbup Kebumen 2020 mendatang. Pihaknya pun sudah membentuk Forum Komunikasi Partai-partai non Parlemen (FKP2NP).

"Kami sudah menamai Koalisi Kompak," katanya, Jumat (30/11/2019).

Seperti diketahui, partai non parlemen Kebumen terdiri atas Hanura, PKPI, Berkarya, Perindo, PSI, PBB, dan Garuda. Dalam pemilihan legislatif kemarin, gabungan suara partai non parlemen pun cukup banyak sekitar 30 ribu suara. 

"Berdasarkan pengalaman, partai non parlemen turut mensukseskan Pilbup Kebumen tahun 2010," tutur mantan Anggota DPRD Kebumen periode 2009-2014.

Ketika disinggung mengenai pembukaan desk Pilkada, Solikhudin mengakui sejauh ini belum dapat memastikan. Mengingat, kursi non parlemen tidak dapat mengusung calon dalam Pilbup.

"Tentu kami membuka komunikasi dengan partai yang memiliki kursi parlemen," imbuhnya.

Solikhudin menilai, sejauh ini para kandidat yang muncul di permukaan belum merepresentasikan keinginan partai non parlemen. Pasalnya mereka belum memiliki gebrakan nyata untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kebumen.

"Masalah kemiskinan dan tingginya kasus HIV AIDS semisal, perlu menjadi perhatian serius para kandidat," tegasnya.

Dia juga menilai, kandidat Pilbup Kebumen mendatang perlu diisi oleh sosok muda yang memiliki kompetensi. Sehingga gebrakan dan pemikiran baru untuk membangun Kebumen dapat terlihat. Dia juga mengharapkan, kandidat nanti berani melakukan kontrak politik terkait pengentasan kemiskinan Kebumen.

"Permasalahan lapangan kerja, moral maupun agama juga harus diutamakan," tandasnya.