Forkopimda Imbau Kajian MTA di Desa Meles Dipindah
Sosial

Forkopimda Imbau Kajian MTA di Desa Meles Dipindah

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Penolakan kegiatan kajian Majelis Tafsir Al Quran (MTA) di Adimulyo mendapatkan perhatian serius. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bahkan mengimbau agar kegiatan kajian dialihkan sementara. Pengalihan sampai menunggu masyarakat dapat menerima keberadaan MTA di wilayah setempat.

Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz saat dikonfirmasi mengungkapkan, alasan pengalihan kajian dalam rangka menjaga kondusifitas di lingkungan Desa Meles dan Kecamatan Adimulyo pada umumnya. Mengingat selama ini terus terjadi penolakan kajian oleh masyarakat di beberapa titik di Kecamatan Adimulyo.

"Sementara dialihkan aktivitas kajian MTA Cabang Adimulyo di Yayasan MTA Perwakilan Kebumen," katanya, Rabu (27/11/2019).

Dalam imbauan yang ditandatangani Forkopimda dan sejumlah pemangku kebijakan di Kebumen, berisi empat imbauan. Selain pengalihan sementara tempat kajian, poin kedua adanya kewajiban Yayasan MTA Perwakilan Kebumen untuk melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama di Adimulyo hingga masyarakat dapat menerima keberadaan MTA. 

Ketiga yaitu kepada masyarakat untuk tetap menjaga situasi dan kondisi Kamtibmas di wilayah dengan tidak melakukan aksi-aksi yang anarkis dan tindakan yang melanggar hukum. Juga imbauan agar Yayasan MTA dan masyarakat tidak terpancing provokasi terhadap berita yang tidak jelas kebenarannya (hoax) dan menginformasikan kepada aparat apabila mendengar dan menerima informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Penandatanganan dilakukan Bupati H Yazid Mahfudz, Ketua DPRD H Sarimun, Kapolres AKBP Rudy Cahya Kurniawan, Dandim Letkol Inf Zamril Philiang, Kajari H Erry Pudyanto Marwantono, Ketua Pengadilan Negeri Sapto Supriyono dan Kepala Kemenag H Panut. Selain itu juga Wakil Bupati H Arif Sugiyanto, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) M Nasihudin, dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Nur Sodiq.

Terpisah, wartawan telah mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak Yayasan MTA Perwakilan Kebumen terkait imbauan tersebut. Humas Yayasan MTA Perwakilan Kebumen Warisin saat dikonfirmasi melalui telepon maupun pesan singkat belum memberikan respon.

Seperti diketahui, penolakan demi penolakan terjadi atas kajian MTA di Kecamatan Adimulyo. Setelah penolakan di Desa Adikarto dan Desa Sidomukti, teranyar penolakan dilakukan masyarakat Desa Meles Kecamatan Adimulyo. Seperti halnya sebelumnya, kajian MTA Cabang Adimulyo dilakukan setiap Kamis sore tiap pekannya.