Ditinggal di Tempat Jualan, Lima Gerobak PKL Diangkut Satpol PP
Hukum & Kriminal

Ditinggal di Tempat Jualan, Lima Gerobak PKL Diangkut Satpol PP

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Petugas Satpol PP Kebumen melakukan razia terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang membandel. Dalam razia, Rabu (27/11) petugas mengamankan sedikitnya 5 gerobak PKL. Pengangkutan gerobak tersebut lantaran dibiarkan di tempat jualan oleh pemiliknya.

Razia sendiri menyasar tiga lokasi yang kerap menjadi tempat PKL jualan. Yaitu Alun-alun Kebumen, Jalan Veteran Kebumen dan Jalan Soetoyo Kebumen. Meskipun mengamankan gerobak dan alat jualan lain, namun petugas tidak mendapati satupun pemilik gerobak di lokasi razia.

Kepala Satpol PP Kebumen R Agung Pambudi melalui Kabid Penegakan Perda dan Perkada Eko Purwanto mengatakan razia dilakukan lantaran gerobak ditinggal di tempat yang tidak semestinya. Menurutnya, sesuai aturan jika pedagang selesai berjualan maka gerobak juga harus dibawa pulang.

"Ini melanggar Perda 19/1993 tentang Kebersihan, Keindahan dan Kesehatan Lingkungan dan Perda nomor 2 tahun 2018 tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima," katanya.

Eko menjelaskan, kepada gerobak akan dilakukan pengamanan di Satpol PP Kebumen. Kemudian akan dilakukan identifikasi kepemilikan gerobak dan selanjutnya pemanggilan para PKL. Menurutnya, razia kali ini dalam rangka penegakan peraturan daerah dan menjaga ketertiban umum sebagai kewenangan Satpol PP. 

"Satpol PP telah bersikap persuasif, razia hari ini adalah bagi pedagang atau PKL yang setelah berjualan tidak menjaga kebersihan, ketertiban dan lapak atau gerobak ditinggalkan tidak membawa pulang dagangannya sehingga mengganggu keindahan dan ketertiban," jelasnya. .

Eko menegaskan, Pemda dalam hal ini Satpol PP tidak melarang berjualan para PKL tetapi menertibkan bagi yang tidak mengikuti aturan yang ada. Sedangkan bagi pedagang yang telah mematuhi aturan tentu tidak ditertibkan.

"Rencana bagi pedagang yang telah diterbitkan akan kita tindak secara yustisi," tandasnya.