Didemo PKL, Dinas Pastikan Perluasan CFD Belum Pindahkan Lokasi Jualan
Peristiwa

Didemo PKL, Dinas Pastikan Perluasan CFD Belum Pindahkan Lokasi Jualan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Ratusan pedagang kaki lima (PKL) menggelar aksi demonstrasi di Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH), Rabu (4/9/2019). Aksi didasari keresahan para pedagang dengan adanya perluasan kawasan car free day (CFD). Namun demikian, dinas memastikan perluasan tersebut belum akan memindahkan lokasi jualan PKL.

Kepala Disperkim LH Kebumen Edi Rianto pada saat menerima perwakilan PKL menegaskan, rencana perluasan kawasan CFD memang akan dilakukan mengingat peserta semakin banyak. Namun demikian, terkait rencana pemindahan lokasi jualan pedagang di luar Alun-alun hingga kini tengah dalam proses pembahasan.

"Tanggal 8 September itu baru perluasan area CFD. Bukan pemindahan pedagang," katanya.

Edi Rianto menambahkan, jika nanti rencana pemindahan lokasi jualan berlaku pembahasan akan melibatkan para PKL. Pada kesempatan itu, Edi juga mengajak para pedagang turut serta menjaga kebersihan Alun-alun sebagai ruang publik bukan saja milik pedagang. Untuk itu pedagang juga harus turut serta menjaganya. 

"Kalau nanti ada pedagang yang tidak mau menjaga, tidak segan-segan ada sanksi. Namun sanksi tersebut khusus untuk pedagang terkait. Bukan untuk semua pedagang," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban PKL Alun-alun Muhajir mengungkapkan, pedagang akan selalu bersama-sama membersihkan Alun-alun Kebumen. Ini dilaksanakan setiap Hari Jumat. Membersihkan Alun-alun setiap Jumat dilaksanakan untuk satu sisi dan Jumat berikutnya sisi yang lainnya.

"Beri kami waktu satu bulan. Kami akan melakukan penataan dengan baik dan melaksanakan kebersihan secara berkala," janjinya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan PKL Alun-alun y menggelar aksi dari depan Pendopo Bupati menuju Disperkim LH. Aksi tersebut didasari atas keresahan PKL terkait rencana perluasan kawasan CFD. Pedagang resah adanya rencana pemindahan lokasi jualan PKL terkait perluasan kawasan tersebut.

Para pedagang yang dikoordinir Muhajir tersebut memiliki tiga tuntutan. Yaitu pertama yaitu Perbup nomor 655/368 tahun 2017 tentang CFD agar tidak dicabut. Kemudian kedua, pedagang mengharapkan adanya pembinaan dari Pemkab Kebumen. Dan tuntutan yang ketiga yaitu beri kesempatan waktu kami untuk berjualan di Alun-alun Kebumen.

Usai menggelar aksi long march, PKL diterima langsung Kepala Disperkim LH Edi Rianto di depan kantor. Kemudian perwakilan PKL diperkenankan masuk ke Aula untuk melakukan dialog bersama dinas. Hadir dalam diskusi Sekretaris Satpol PP Suratno, perwakilan Bagian Hukum Setda, Dishud dan sejumlah OPD lain.