Himbauan Tak Gunakan Plastik untuk Bungkus Daging Kurban Belum Optimal
Sosial

Himbauan Tak Gunakan Plastik untuk Bungkus Daging Kurban Belum Optimal

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Sejumlah masjid di Kebumen mulai menggunakan bahan alternatif pengganti kantong plastik untuk membungkus daging kurban di Hari Raya Idul Adha 1440 Hijiriah. Namun masih banyak ditemukan daging kurban dengan bungkus kantong plastik baik berwarna maupun tidak berwarna.

Seperti di wilayah Kecamatan Klirong, Petanahan, Buluspesantren dan sejumlah daerah lainnya masih banyak ditemui daging kurban dibungkus kantong plastik. panitia pembagian daging kurban di Desa Jogosimo, Kecamatan Klirong, Anwar (24) mengungkapkan, penggunaan kantong plastik dinilai lebih simpel dan lebih higienis dan lebih simple untuk dibawa.

Lebih simpel saja sebenarnya. Untuk kesehatan, kita sudah coba untuk tidak menggunakan plastik kresek warna tetapi kantong plastik bening. Katanya kalau menggunakan kantong plastik warna itu bahaya untuk kesehatan, dapat menyebabkan kangker dan penyakit dalam lainya, ujar Anwar, Minggu (11/08).

Hal senada juga disampaikan oleh seorang warga Desa Sangubanyu, Kecamatan Buluspesantren, Aziz (25). Pembagian daging kurban di wilayahnya juga masih banyak menggunakan kantong plastik, baik yang berwarna maupun tidak. 

"Untuk tidak menggunakan plastik, apalagi yang berwarna, mungkin perlu adanya pemahaman bersama dan sosialisasi khusus dari dinas maupun unsur terkait kepada masyarakat," katanya.

Sementara itu, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono mengungkapkan, jauh sebelum pelaksanaan Hari Raya Idhul Adha, pihaknya sudah membuat surat edaran yang ditujukkan kepada Kepala OPD, Camat dan Lurah atau Kades. Surat edaran berisi tentang pengendalian penggunaan plastik pada kegiatan pewadahan daging kurban dan HUT RI ke-74 di Kabupaten Kebumen tahun 2019.

Surat edaran bernomor 66.1/2070/2019 itu dibuat untuk melaksanakan kebijakan nasional tentang pengelolaan sampah berupa pengurangan sampan plastik dan sesuai amanat undang-undang nomor 18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampan.

Kemudian PP nomor 81 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah rumah tanga dan sampah sejenis rumah tangga. Perda Kabupaten Kebumen nomor 34 tahun 2011 tentang pengelolaan sampan, Perbup Kebumen nomor 45 tahun 2018 tentang kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Dalam surat edaran itu disebutkan, bagi OPD/Instansi agar dalam melaksanakan pendistribusian daging kurban kepada masyarakat untuk tidak menggunakan kantong plastik hitam, atau kantong plastik sekali pakai sebagai bungkus daging kurban. Juga diimnau agar menggunakan alternatif pembungkus daging ramah lingkungan seperti besek, daun pisang, daun jati atau wadah makanan.

Himbauan juga ditujukkan kepada penerima daging kurban, agar membawa wadah sendiri yang terbuat dari bahan ramah lingkungan. Berkaitan dengan momentum perasaan HUT Kemerdekaan RI ke-74 dalam surat tersebut juga dicantumkan imbauan untuk turut serta dalam pengendalian sampah plastik.

"Kepada para Camat juga sudah kita minta untuk meneruskan surat edaran tersebut para Kades/Lurah, Kadus, Ketua RT/RW dan pengurus takmir masjid disemua wilayah yang ada di Kebumen," jelasnya.