Bupati Minta Anggota Dewan Baru Lebih Harmonis Bersama Eksekutif
Pemerintahan

Bupati Minta Anggota Dewan Baru Lebih Harmonis Bersama Eksekutif

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Perolehan kursi Pileg 2019 maupun caleg terpilih sudah ditetapkan. Mayoritas dari mereka merupakan pendatang baru untuk periode 2019-2024. Akan tetapi, harapan kepada legislator yang baru nanti mengiringi terpilihnya 50 anggota DPRD Kebumen itu.

Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz pada saat pleno penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih mengungkapkan, harapan besar disematkan untuk para dewan baru nanti. Sebagai mitra kerja, dirinya berharap hubungan eksekutif dan legislatif semakin baik dalam pembangunan di Kebumen.

"Semoga eksekutif dan legislatif semakin baik dan harmonis untuk ke depannya," katanya, Senin (22/7/2019).

Pada anggota dewan baru, Yazid mengharapkan dapat membuat wajah DPRD semakin baik. Selain itu, anggota yang banyak diisi pendatang baru mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. 

"Pengalaman yang terdahulu menjadi hikmah bagi semua pihak agar tidak terulang kembali," imbuhnya.

Dalam daftar caleg terpilih, putra Bupati Yazid juga menjadi salah satunya. Akhmad Khaujaki Al Amkani (28) terpilih dari Dapil I yang meliputi Kecamatan Kebumen dan Buluspesantren. Gus Jaki, maju dalam kontestasi Pileg melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Harapan lain disampaikan Ketua PCNU Kebumen H Moh Dawamudin yang meminta para anggota dewan dapat merealisasikan janji-janjinya saat kampanye. Hubungan baik dengan eksekutif dan mewujudkan Kebumen dapat lebih maju, lebih sejahtera dan lebih agamis juga diharapkan terjadi.

"Bekerjasama dengan baik, menjadi hal yang sangat penting bagi kemajuan sebuah kabupaten," ungkapnya.

Dawamudin juga mengingatkan kembali terkait adanya sejumlah pejabat dari eksekutif maupun legislatif yang terjerat kasus korupsi. Ini dapat terjadi salah satunya disebabkan adanya kongkalikong antara eksekutif dan legislatif.

"Anggota DPRD Kebumen agar memahami betul tentang tupoksinya sebagai wakil rakyat. Ini baik sebagai legislator maupun sebagai supervisor jalannya pemerintahan," imbuhnya.

Lebih jauh lagi, Dawamudin berharap anggota DPRD bersama dengan eksekutif dapat lebih proaktif untuk melakukan upaya preventif dalam menanggulangi faham radakalisme agama. Selain itu juga dalam menanggulagi gerakan-gerakan anti Pancasila dan NKRI.

"Dengan adanya upaya tersebut, dapat meminimalisasi pergerakan paha; radikalisme," tandasnya.