Pedagang Pasar Koplak Nyaman di Tempat Relokasi
Ekonomi

Pedagang Pasar Koplak Nyaman di Tempat Relokasi

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) tengah merevitalisasi Pasar Koplak Kebumen. Pasar yang juga dikenal sebagai pasar burung dan klitikan itu dibangun dengan menggunakan sumber dana APBD Kabupaten Kebumen senilai Rp. 4.775. 299. 000. Bangunan pasar akan dipercantik dan dirapikan pada sisi kios hingga los pasar.

Pembangunan pasar dengan penyedia jasa PT. Karya Adi Kencana tersebut berlangsung selama 180 hari kalender, mulai 29 Mei hingga 24 November 2019. Pengosongan barang-barang milik para pedagang di pasar tersebut sudah dimulai sejak tanggal 3 Mei 2019 lalu.

Para pedagang direlokasi tak jauh dari Pasar Koplak, yakni diterminal non bus Kebumen dan Sentra Ekonomi Muslim (SEM) Kebumen. Salah satu pedagang Pasar Koplak, Giyono (52) mengungkapkan, dirinya bersama para pedagang lainnya merasa lebih nyaman berjualan di lokasi relokasi dibanding lapak di Pasar Koplak.

"Di sini lebih nyaman, tidak kumuh, lebih bersih dan lebih luas. Kalau di Pasar koplak (sebelum direvitalisasi) setiap pagi pukul 07.00-08.00 WIB pasti banyak nyamuk. Jadi harus pakai obat pengusir nyamuk, kalau nggak, ndak kuat," ujar Giyono saat ditemui di lapak jualannya, Rabu (17/07/2019).

Giyono menuturkan, di lokasi relokasi tersebut para pedagang membayar kontrak kepada pengelola selama satu tahun. Harga kontrakannya bervariasi, mulai Rp. 3-12 juta per tahun. Menurutnya harga kios itu cukup terjangkau oleh para pedagang, sebanding dengan lokasinya yang lebih bersih, luas dan nyaman bila dibandingkan dengan lapak di pasar koplak sebelumnya. 

"Kalau di sini kan ngontrak, kalau di Pasar Koplak kita bayar retribusi. Di Pasar Koplak memang lebih murah, tapi ya itu lingkungannya kumuh dan sempit. Semoga saja Pasar Koplak akan semakin nyaman, bersih dan rapi setelah selesai direvitalisasi," harapnya.

Terkait omset, Giyono mengaku tak jauh beda antara di pasar koplak sebelum direvitalisasi dan di lokasi relokasi saat ini. Kendala yang dialami para pedagang saat ini, yakni para pelanggannya yang masih bingung mencari lapak langganannya karena harus menempati tempat baru.

Sementara itu, salah satu pengunjung Rohmat (25) mengaku lebih nyaman mengunjungi lokasi relokasi bila dibandingkan lokasi sebelumnya. Selain lebih bersih dan rapi, lokasi relokasi setempat juga lebih luas.

"Buat jalan-jalan enak karena lokasinya lebih luas. Tempatnya juga bersih tidak banyak lalat dan nyamuk serta bau tidak sedap," ungkapnya.