Entaskan Pengangguran, Puluhan Pemuda Dilatih Budidaya Jamur
Sosial

Entaskan Pengangguran, Puluhan Pemuda Dilatih Budidaya Jamur

Adimulyo,(kebumen.sorot.co)--Sebanyak 50 pemuda dari 10 kecamatan di Kabupaten Kebumen diberikan pelatihan budidaya jamur tiram. Program Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata bekerjasama dengan Karangtaruna Kabupaten Kebumen itu dilaksanakan di Desa Banyurata Kecamatan Adimulyo, 16-18 Juli 2019.

Pemuda pemudi tersebut berasal antara lain dari Kecamatan Kebumen, Padureso, Adimulyo, Kuwarasan, Pejagoan, Klirong, Prembun. Selain mendapatkan bekal materi, peserta juga dilatih praktik secara langsung. Mulai penyiapan media tanam yang terbuat dari serbuk gergaji, bekatul hingga penyiapan lokasi budidaya.

Kepala Dispora Wisata Kebumen Azam Fatoni mengungkapkan, pelatihan kewirausahaan tersebut bertujuan untuk mengentaskan pemuda pengangguran di Kebumen. Diketahui saat ini tercatat ada 1.403 pemuda pengangguran. Selain pelatihan budidaya jamur, juga ada program perbengkelan dan pembuatan bola bagi pemuda.

"Harapannya tentu pemuda dapat mempraktikkan secara mandiri ilmu dari pelatihan tersebut, sehingga mampu mengurangi jumlah pemuda pengangguran," katanya.

Azam menambahkan, tahun 2019 pihaknya mentargetkan penurunan pemuda pengangguran sekitar 200 orang. Namun apabila nanti ada program lain dari pemerintah pusat dan provinsi dapat lebih banyak yang tergarap. Menurut Azam, pangsa pasar jamur di Kebumen cukup bagus. 

"Pasar jamur sangat luar biasa termasuk rumah makan. Konsumen jamur banyak sekali tentu ini memiliki prospek yang baik," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Karangtaruna Kabupaten Kebumen Bagus Setiyawan mengatakan, program kewirausahaan menjadi salah pemberdayaan yang diupayakan karangtaruna bagi pemuda. Dirinya mengharapkan, pemuda Kebumen dapat memiliki inisiatif dan semangat untuk menjadi sosok wirausahawan.

"Selain dapat mensejahterakan pemuda, dengan berwirausaha pemuda juga membuka lapangan pekerjaan. Pengangguran akan dapat terserap dan kecenderungan urbanisasi mampu ditekan," tuturnya.