Terganjal di Seleksi Administrasi, Satu Pendaftar Kepala DPUPR Gugur
Pemerintahan

Terganjal di Seleksi Administrasi, Satu Pendaftar Kepala DPUPR Gugur

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Perpanjangan pendaftaran seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) ditutup. Jumlah pendaftar pun bertambah tiga orang sehingga total menjadi 5 pendaftar. Kendati demikian, hasil seleksi administrasi menggagalkan satu pendaftar.

Adapun dua pendaftar awal yaitu Sekretaris Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kebumen Haryono Wahyudi, Sekretaris DPUPR Muh Arifin. Ketiga pendaftar susulan yaitu Joni Hernawan Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kebumen, Masagus Herunoto Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Kebumen dan Agus Subekti Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kebumen.

Dalam seleksi administrasi yang dilakukan panitia seleksi, Muh Arifin justru harus gagal. Adapun permasalahan yang terjadi karena jabatan yang diembannya belum memenuhi standar rumpun (kesesuaian jabatan dan bidang ilmu pengetahuan). Sehingga kendati menjabat Sekretaris DPUPR, namun dirinya batal melanjutkan pada tahapan seleksi selanjutnya.

Berdasarkan pengumuman Panitia Seleksi yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kebumen Ahmad Uang Sugiono, pelamar yang memenuhi syarat administrasi diwajibkan membuat makalah berisi gagasan inovasi dan strategi impelentasinya. Makalah dengan jumlah halaman 8-10 tersebut menyesuaikan jabatan yang dilamar dalam mendukung tercapainya visi misi Bupati Kebumen.

Disisi lain, peserta juga diharuskan membuat materi paparan yang kemudian diserahkan kepada panitia seleksi paling lambat Jumat 14 Juni 2019 pukul 11.00 WIB. Setiap peserta wajib hadir pada Uji Kompetensi Bidang (penulisan makalah, presentasi, dan wawancara) Sabtu 15 Juni 2019 di Mexolie hotel.

Bupati Kebumen H Yazid Mahfudz saat ditemui mengungkapkan, hasil seleksi jabatan Kepala BKPPD dan Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan Hukum dan Politik telah diterimanya. Dalam hal ini, Bupati Yazid berhak memilih satu peserta terbaik untuk menduduki jabatan tersebut. Pemkab dalam waktu dekat akan mengirimkan berkas dua jabatan tersebut ke Komite Aparatur Sipil Negara (KASN).

"Segera dikirimkan ke KASN. Yang terpilih nanti saat pelantikan," ucapnya.