Program Angkutan Gratis, Sopir Cairkan Dana Melalui Paguyuban
Sosial

Program Angkutan Gratis, Sopir Cairkan Dana Melalui Paguyuban

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Jajaran Bidang Angkutan Dishub Kebumen bersama sejumlah paguyuban angkutan menggelar rapat koordinasi, Kamis (14/3/2019) di Aula Dishub. Rapat dipimpin Kabid Angkutan Risson Sihotang didampingi Kasi Angkutan Barang dan Orang Kharifin dengan diikuti 10 perwakilan paguyuban angkutan.

Risson menjelaskan, untuk tahun 2019 pelaksanaan angkutan gratis pengklaiman karcis hanya melalu paguyuban. Semula, klaim karcis dapat dilakukan melalui paguyuban maupun Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK). Perubahan ini dilakukan guna melakukan efektifitas proses klaim angkutan gratis.

Sementara pendistribusian karcis masih melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dan TKSK untuk warga sedangkan pelajar melalui pihak sekolah.

"Ini inovasi pelayanan dan agar pengklaiman lebih cepat," ungkapnya.

Terkait waktu pencairan, dapat dilalukan masih empat hingga lima hari. Adapun mekanisme klaim yaitu tiket yang telah dikumpulkan oleh awak angkutan dari penerima manfaat, kemudian disampaikan ke paguyuban. Setelahnya oleh paguyuban tiket diklaim ke Koperasi Trans Kebumen. 

"Tiket dari koperasi kemudian diverifikasi ke Dishub dan selanjutnya dibuatkan permohonan pembayaran ke DPKAD. Sembari menunggu pencairan ada dana talangan dari Koperasi Trans Kebumen sebesar Rp 300 juta," ungkapnya.

Risson menambahkan saat kini, layanan angkutan gratis diberikan kepada pelajar di 78 sekolahan yang tersebar di 26 kecamatan. Ini terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA sederajat. Adapun program angkutan gratis untuk warga tersebar di delapan kecamatan yakni Ayah, Rowokele, Karangsambung, Mirit, dan Sempor, Ambal, Kebumen, Pejagoan.

"Penentuan kecamatan dilihat dari jumlah angka kemiskinan. Pelajar yang berhak menerima jarak dari sekolah di atas 3 kilometer," imbuhnya.

Perubahan proses pencarian klaim tersebut disambut baik oleh Paguyuban Angkutan. Bahkan program tersebut merupakan salah satu yang menjadi usulan paguyuban agar pencairan lebih mudah dan aman.

"Kami sangat menerima dengan baik adanya inovasi layanan tersebut," ucap Ketua Paguyuban Lawet Jaya Kebumen-Gombong Jati Purnomo.