Proses Pengisian Wakil Bupati Dinilai Terburu-buru, Ada Apa?
Pemerintahan

Proses Pengisian Wakil Bupati Dinilai Terburu-buru, Ada Apa?

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Rencana proses pengusulan calon Wakil Bupati Kebumen dari partai pengusung mendapatkan sorotan dari Komite Kajian Kebijakan Daerah (K3D) Kebumen. Langkah yang dilakukan partai politik pengusung Fuad-Yazid pada Pilkada tahun 2015 silam terkesan terburu-buru untuk pengisian jabatan AA 2 Kebumen tersebut.

Ketua K3D Kebumen Hariyanto Fadeli justru mempertanyakan sikap partai politik pengusung yang seolah yakin dalam proses pengisian. Padahal, terdapat proses penjaringan bakal calon Wakil Bupati yang dilakukan partai politik. Namun demikian, proses tersebut seolah berjalan dengan begitu cepat dan mudah.

"Apakah ada by design dalam kompromi politik tingkat dewa yang sudah dilakukan? Ataukah ada bergaining ‘politik’ tertentu terkait pendanaan yang akan diterima partai pengusung," ungkapnya, Selasa (26/2).

Menurutnya, ada serangkaian proses yang harus ditempuh agar dapat mengisi kursi Wakil Bupati termasuk kesiapan perangkat hukum di legislatif. Di sisi lain, Hariyanto juga mendorong agar proses pengisian dapat berjalan secara terbuka dan transparan. Rekam jejak sekaligus background para kandidat dalam bursa pengisian Wabup juga perlu diketahui masyarakat. 

"Ketergesa-gesaan dapat melahirkan berbagai hal tentang potensi masalah yang bisa saja timbul di kemudian hari. Ini juga menafikan hak warga untuk tahu rekam jejak kandidat pemimpinnya," tegasnya.

Terpisah, Ketua DPC Gerindra Kebumen Agung Prabowo menjelaskan, proses pengusulan calon wakil bupati hingga kini masih menunggu hasil konsultasi ke Pemprov Jawa Tengah. Konsultasi akan dilakukan DPRD bersama Bagian Hukum dan Bagian Tata Pemerintahan Setda terkait mekanisme dan regulasi proses pengisian dan pengangkatan Wakil Bupati.

"Setelahnya ada proses melengkapi berkas administrasi ke partai politik pengusung sebelum diajukan ke Bupati," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai waktu, Agung Prabowo masih belum dapat memberikan kepastian. Penyerahan calon Wakil Bupati dari partai pengusung menunggu surat dari Pemkab Kebumen ke pihaknya. Surat tersebut menunggu hasil konsultasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

"Kemungkinan penyerahan Senin (4 Maret 2019)," katanya.

Diketahui, kursi Wakil Bupati Kebumen kosong semenjak KH Yazid Mahfudz dilantik menjadi Bupati Kebumen. Naiknya Yazid Mahfudz itu lantaran mantan Bupati Kebumen, Muhammad Yahya Fuad tersandung kasus korupsi yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Fuad kini tengah menjalani vonis perkara di Lembaga Pemasyarakatan Kedung Pane Semarang.