Ratusan Peserta Padati Dharmais Ikuti Lomba Macapat
Budaya

Ratusan Peserta Padati Dharmais Ikuti Lomba Macapat

Pengasih,(kulonprogo.sorot.co)--Sebagai salah satu cara membentuk karakter serta untuk melestarikan budaya Jawa, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kulon Progo menggelar lomba tembang macapat, Rabu (08/11/2017) di Pendopo Yayasan Dharmais, Kecamatan Pengasih.

Ratusan peserta dari seluruh kalangan usia turut dalam ajang tersebut. Dalam ajang ini, peserta terbagi dalam tiga kelompok usia yakni kategori anak setara SD dan sederajat, kategori remaja setara SMP dan SMA sederajat serta kategori umum setara dengan mahasiswa dan dewasa. Mereka bersaing untuk memperebutkan hadiah berupa uang tunai dengan total jutaan rupiah.

Kepala Disbud Kulon Progo, Untung Waluyo menyebut bahwa pelaksanaan acara ini merupakan upaya dari pihak Disbud Kulon Progo untuk mengembalikan budi pekerti baik kepada anak-anak mengingat sebagian peserta merupakan anak-anak atau pelajar.

"Untuk usia anak pesertanya paling banyak yakni sebanyak 116 orang. Sedangkan untuk usia remaja 20 orang dan usia dewasa 27 orang," ungkap Untung, Rabu (08/11/2017).

Selain itu, Disbud Kulon Progo juga berupaya untuk melakukan regenerasi generasi muda untuk melestarikan kebudayaan Jawa termasuk macapat. Memang bukan perkara mudah untuk melakukan hal tersebut, namun Untung meyakini bahwa upaya tersebut bakal berhasil seiring dengan banyaknya upaya yang dilakukan untuk kelestarian budaya yang ada di Kulon Progo. 

Terkait dengan teknis perlombaan, para peserta diminta untuk membawakan dua tembang macapat. Tembang tersebut terdiri dari tembang wajib dan tembang pilihan. Untuk kategori anak, tembang wajib adalah Mijil, sedangkan untuk tembang pilihan yakni Gambuh, Pocung serta Maskumambang.

Untuk kategori remaja, tembang wajib adalah Sinom, sedangkan untuk tembang pilihan yakni Megatruh, Mijil dan Asmarandana. Untuk kategori umum tembang wajib yakni Dhandanggula, sedangkan untuk tembang pilihan yakni adalah Sinom dengan dua laras berbeda.

Acara ini sendiri menggunakan anggaran dari Dana Keistimewaan (Danais) Tahun 2017 dengan total biaya Rp 111 juta.

"Nanti untuk setiap kategori akan diambil 5 terbaik putra dam 5 terbaik putri. Nantinya finalis tersebut akan mengikuti babak selanjutnya pada Minggu (12/11) mendatang di Halaman Pemkab Kulon Progo," Sambung Untung.