Dibuat Layaknya KTP Elektronik, Buku Uji Kendaraan Bakal Diganti Smart Card
Peristiwa

Dibuat Layaknya KTP Elektronik, Buku Uji Kendaraan Bakal Diganti Smart Card

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kebumen berencana tidak lagi menggunakan buku uji kendaraan. Buku uji kendaraan, plat uji dan tanda stiker samping pada kendaraan yang telah melakukan uji kendaraan bermotor akan diganti smart card. Bagi kendaraan yang lulus uji juga akan memperoleh tanda bukti lulus dari Kementerian Perhubungan.

Kepala Dishub Kebumen Maskhemi melalui Kabid Teknik Keselamatan Transportasi Eko Widiantoro mengatakan, aturan tersebut bentuk tindak lanjut aplikasi Keriss UBKB di Kebumen. Aplikasi ini akan didaftarkan ke Direktorat Perhubungan Darat Kemenhub. Setelah terdaftar, setiap angkutan akan mendapatkan smartcard pengganti buku uji kendaraan.

"Kalau aplikasi sudah terdaftar, kami rencanakan April mulai diterapkan," ungkapnya, Rabu (30/1/2019).

Smart Card berbentuk seperti KTP elektronik yang berisi seluruh data kendaraan baik spesifikasi, tahun pembuatan dan lain-lain. Bukti lulus uji sebagai pengganti stiker samping namun berisi bartcode yang dapat dicek menggunakan aplikasi. Kesiapan Pemkab dalam menerapkan terkendala sejumlah sarana yang belum dimiliki seperti printer dan cardreader. 

"Yang sudah menerapkan itu Boyolali dan Kudus," terangnya.

Sementara itu, Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kebumen Puji Basuki mengungkapkan, proses uji kendaraan bermotor selama ini masih terkendala ruang uji yang kurang memadai. Ruang tunggu kendaraan yang akan melakukan uji masih belum standar. Selain luas yang kurang, alas tanah juga menjadi kendala terutama saat musim penghujan.

"Karena masih tanah, kendaraan yang masuk ruang pengujian kotor. Hasil uji terkendala karena kotor ataupun slip saat uji rem," katanya.

Pada tahun 2018, uji kendaraan bermotor menyumbangkan pendapatan ke Pemkab Rp 632 juta dari target Rp 645 juta. Sedangkan pada tahun 2019, target uji kendaraan bermotor dinaikkan Rp 700 juta. Sementara itu, Kendaraan Bermotor Wajib Uji (KBWU) yang merupakan potensi pajak di Kebumen mencapai 7.685 buah.