Tambang Pasir Sungai Progo, Walhi DIY: Moratorium Izin Baru
Peristiwa

Tambang Pasir Sungai Progo, Walhi DIY: Moratorium Izin Baru

Wates,(kulonprogo.sorot.co)--Maraknya penambangan pasir di sepanjang Sungai Progo yang memunculkan polemik berkepanjangan mendapatkan respon dari salah satu lembaga pemerhati lingkungan, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) DIY. Selain perlu adanya pengawasan intensif dan penegakan hukum, Walhi juga beranggapan perlu adanya moratorium terhadap perizinan penambangan.

Hal ini diungkapkan Direktur Eksekutif WALHI Yogyakarta, Halik Sandera saat dihubungi, Sabtu (16/9/2017). Pihaknya sudah melakukan monitoring di lapangan terkait adanya penambangan pasir di wilayah Kecamatan Galur. Dari hasil pemantauan, perlu adanya pengawasan dan penegakan aturan dari aktivitas penambangan yang sekarang masih berjalan.

Sudah beberapa kali kita ke lokasi. Meskipun ada dana reklamasi, kecil kemungkinan, selesai ditambang langsung dilakukan reklamasi lahan. Sehingga perlu adanya pengawasan dan penegakan aturan. Apalagi penggunaan alat berat tidak sesuai dengan rekomendasi teknis,” papar Halik.

Selain itu, kata dia, dampak yang ditimbulkan dari maraknya aktivitas penambangan pasir di sepanjang Sungai Progo, selain menimbulkan polusi udara, kerusakan infrastruktur, juga sumur milik warga setempat menjadi kering. 

Saat kita ke lokasi, warga mengklaim dampak yang ditimbulkan seperti itu, sehingga permukaan air tanah yang berada di sekitar sungai mengalami penurunan. Karena kewenangan perizinan ada di Pemda DIY maka perlu adanya evaluasi terhadap perizinan dan melakukan moratorium terhadap izin yang baru,” pungkasnya.