Pagelaran Wayang Kulit Dua Dalang dengan Lakon Parikesit Dadi Ratu Sedot Ribuan Penonton
Info Ringan

Pagelaran Wayang Kulit Dua Dalang dengan Lakon Parikesit Dadi Ratu Sedot Ribuan Penonton

Kebumen, (kebumen.sorot.co)--Kolaborasi dua dalang ternama, yakni Ki Samijan dan Ki Wido Seno Aji dengan lakon Parikesit dadi Ratu yang dibawakan oleh Sanggar Wonodipuro Petanahan sukses menyedot perhatian ribuan penonton di Lapangan Desa Redisari, Kecamatan Rowokele, Jumat (09/02) malam.

Tak seperti pagelaran wayang pada umumnya, pagelaran wayang yang diinisiasi oleh anggota DPR RI dari Komisi IV, KRT Darori Wonodipuro sekaligus Caleg DPR RI dari Partai Gerindra Dapil VII Jateng Kebumen, Banjarnegara, Purbalingga itu tampil berbeda.

Selain membawakan tembang-tembang khas jagat pewayangan, pada pagelaran yang dihadiri oleh Ketua Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) Kabupaten Kebumen, Raden Suman Sri Husodo tersebut juga dilantunkan tembang elok yang dikarang dan dinyanyikan langsung oleh anggota DPR RI asli Kecamatan Petanahan itu.

Kostum bercorak dominan merah putih yang disandang oleh crew panayagan dan para sinden pada pagelaran tersebut pun tak luput dari perhatian para penggemar wayang kulit di Kecamatan Rowokele dan sekitarnya .

Dalam sambutannya, KRT Darori menyebut, pentas wayang kulit dua dalang, 14 sinden dan 10 lengger calung ini digelar tak lain sebagai hiburan rakyat Kebumen di akhir masa kampanye sebelum menjelang masa tenang.

"Pagelaran wayang ini bukan hanya untuk memberikan hiburan rakyat, tapi bukti kami dalam upaya mengembangkan seni budaya jawa. Komitmen saya saat ini sebagai anggota Komisi IV DPR RI tak yaitu peduli, merawat dan melestarikan seni budaya di tengah masyarakat," terang Darori dihadapan ribuan warga.

Keseriusan dalam mengembangkan dan melestarikan seni budaya tersebut diamini Yarianto, Ketua Sanggar Wonodipuro Petanahan, Kebumen. Caleg muda asli Desa Redisari, Kecamatan Rowokele ini ingin menujukan komitmennya untuk ikut nguri-nguri stay melestarikan kebudayaan jawa, salah satunya wayang kulit. 

"Karena salah satu tanda kemajuan suatu bangsa, disamping kesejahteraan penduduk dan tingkat pendidikan yang tinggi, adalah kemajuan seni budayanya," sambungnya.

Komitmen dirinya bersama KRT Darori Wonodipuro tidak hanya pada seni budaya, dan wayang kulit semata, namun diantara komitmennya yang lain, yakni turut menjaga dan melestarikan kesenian dan kebudayaan yang ada di seluruh Indonesia sebagai keragaman budaya bangsa.

"Bukan hanya wayang kulit mas, malam ini kami juga hadirkan 10 lengger calung lintas generasi, bersama Pak Darori kita berjuang mengapresiasi dan berkontribusi dalam mengembangkan dan melestarikan slaneka ragam budaya," imbuhnya.

Kepada masyarakat yang hadir, Yarianto berpesan agar budaya yang ada di tengah masyarakat terus dijaga dan dilestarikan. Menurutnya, hal ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa.

Kemeriahan pagelaran wayang kulit dan lengger calung bertambah saat Yarianto dan Darori Wonodipuro bersama 14 sinden menyanyikan lirik lagu bahasa jawa untuk kemenangan Prabowo-Gibran.

"Mari kita bersama Gerindra, Mari kita bersama Gerindra, Bapak Darori DPR RI, Mas Yarianto di Propinsi, Bersama Dukung Indonesia Maju, Prabowo Gibran Pilihan Kita, Prabowo, Prabowo, Prabowo Presiden Indonesia," bunyi syair dalam lagu tersebut.

Sementara itu, salah satu penonton asal desa setempat, Afifudin mengapresiasi komitmen Darori selaku anggota DPR RI dan Ketua Sanggar Wonodipuro sekaligus juga Caleg DPRD Provinsi Dapil Jateng 10 Yarianto yang punya komitmen khusus terhadap seni budaya.

"Salut lah, ada anggota DPR RI yang telah memberikan contoh. Beliau punya sanggar sendiri dan berkomitmen untuk melestarikan wayang kulit. Kebanyakan anggota DPR kan yang dibicarakan hanya kemiskinan dan bantuan-bantuan saja. Jarang yang peduli terhadap pelestarian seni budaya," kesannya.