Tenggelam Saat Mandi di Sungai, Bocah 6 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa
Peristiwa

Tenggelam Saat Mandi di Sungai, Bocah 6 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa

Poncowarno, (kebumen.sorot.co)--Nasib malang menimpa AZ (6) bocah warga Desa Blater, Kecamatan Poncowarno. Dirinya ditemukan tak bernyawa setelah sebelumnya dilaporkan tenggelam di sungai desa setempat, Senin (05/02).

Kapolres Kebumen, AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto mengungkapkan, peristiwa memilukan yang menimpa korban itu bermula saat korban bersama teman-temannya mandi di sungai setempat sekira pukul 14.30 WIB.

"Awalnya anak-anak tersebut mandi di sungai. Lalu korban tenggelam dan tidak bisa berenang," terang Heru.

Mengetahui peristiwa tersebut, kata Heru, warga setempat pun segera melakukan upaya pencarian terhadap keberadaan korban hingga kemudian korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dasar sungai tak jauh dari lokasi kejadian. 

"Jadi salah satu warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, Miftahudin mendengar jeritan histeris anak-anak di pinggir sungai. Saat Miftahudin bergegas mendatangi sungai, salah satu teman korban sambil menangis menceritakan bahwa korban telah tenggelam," ceritanya.

"Miftahudin berusaha mencari dengan cara menyelam dan menemukan korban di dasar sungai sudah dalam keadaan tidak bernafas," sambungnya.

Heru menilai, saat kejadian, kondisi sungai dengan kedalaman sekira 1,7 meter itu memang sangat berbahaya untuk anak-anak.

Heru menegaskan, berdasarkan hasil olah TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda yang mengarah ke tindak penganiayaan disekujur tubuh korban. Diduga kuat korban meninggal dunia murni karena tenggelam dan tak bisa berenang. Keterangan tersebut diperkuat oleh hasil pemeriksaan tim medis yang menerangkan hal serupa.

"Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ucapnya.

Pihaknya mengimbau kepada para orang tua agar senantiasa mengawasi anak-anaknya, terutama saat bermain disekitar sungai. Mengingat peristiwa serupa sudah sering terjadi di wilayah Kabupaten Kebumen.

"Semoga kejadian serupa tidak terjadi lagi. Jangan sampai kita lalai mengawasi anak-anak kita. Terlebih saat ini hujan dengan intensitas tinggi sering mengguyur wilayah kita. Akan sangat berbahaya jika anak-anak kita bermain di sungai," pungkasnya.