Miliki Sabu, Sopir Truk Ayam Dibekuk Polisi di Pinggir Jalan
Hukum & Kriminal

Miliki Sabu, Sopir Truk Ayam Dibekuk Polisi di Pinggir Jalan

Kebumen, (kebumen.sorot.co)--Peredaran narkotika jenis sabu yang digerakkan oleh narapidana dari dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) kian meresahkan. Para narapidana ini bisa menjadi operator perdagangan sabu, meski sedang menjalani hukuman.

Baru-baru ini sopir truk ayam harus berurusan dengan Polres Kebumen karena dugaan kasus kepemilikan narkotika jenis sabu yang ia dapatkan dari narapidana di salah satu Lapas di Jawa Tengah. Dalam kasus tersebut, pemuda berinisial RJ (23) warga Kelurahan Bumirejo, Kecamatan Kebumen telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Kebumen, AKBP Recky melalui Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto saat konferensi pers mengungkapkan, tersangka diamankan pada hari Jumat, tanggal (26/01) sekira pukul 18.15 WIB di pinggir lalan raya Sijago, Kelurahan Selang, Kecamatan Kebumen.

Dari penangkapan yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polres Kebumen, polisi menemukan barangbukti berupa satu paket sabu yang dikemas pada plastik klip bening seberat 0,4 gram.

"Tersangka mengaku jika sabu tersebut adalah miliknya yang didapatkan dari seseorang dari dalam Lapas. Tersangka kita amankan berikut barang bukti satu paket sabu," jelas AKP Heru Sanyoto didampingi Kasat Resnarkoba AKP Khusen Martono dan Kaurbinopsnal Sat Resnarkoba Ipda Oon Tulistiono saat konferensi pers, Senin (05/02).

Tersangka RJ dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling lama 12 tahun penjara dan denda paling banyak 8 miliar Rupiah. 

Kepada polisi, tersangka mengaku, sabu tersebut rencananya akan dikonsumsi. Namun belum sempat dinikmati, tersangka terlebih dahulu ditangkap polisi. RJ juga menyesal karena telah mengenal sabu.

Saat itu ia dikenalkan dengan sabu oleh teman sesama sopir di Kampung Ambon, Tanggerang pada tahun 2020. Setelah kejadian itu ia tak bisa lepas dari ketergantungannya dengan sabu.