Dana BOS Tahun 2024 di Kabupaten Kebumen Capai Lebih dari  Rp. 167 Milliar
Pemerintahan

Dana BOS Tahun 2024 di Kabupaten Kebumen Capai Lebih dari Rp. 167 Milliar

Kebumen, (kebumen.sorot.co)--Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOS) tahun 2024 di Kabupaten Kebumen mencapai lebih dari Rp. 167 miliar yang dibagi untuk satuan pendidikan di masing-masing jenjang.

Hal itu disampaikan Kepala Disdikpora Kebumen, Yanie Giat saat Sosialisasi Petunjuk teknis pengelolaan dana BOS tahun 2024 yang diikuti oleh ratusan kepala sekolah dan guru se-Kabupaten Kebumen di salah satu Hotel di wilayah Kabupaten Kebumen, Selasa (30/01).

Yanie menyebut, alokasi dana BOS di Kabupaten Kebumen pada tahun 2024 untuk satuan pendidikan PAUD sebesar Rp. 20.299.000.000, SD sebesar Rp. 95.211.700.000, SMP sebesar Rp. 48.641.900.000, PKBM sebesar Rp. 2.370.000.000 dan SKB sebesar Rp. 346.400.000.

"Jumlah totalnya ada sebanyak Rp 167.369.000.000," terang Yanie.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang hadir bersama dengan jajaran Forkopimda Kebumen menyampaikan, dana BOS sendiri sejauh ini telah memberikan dampak yang besar bagi kemajuan sekolah. 

Dana BOS, kata bupati, tidak saja sekedar melanjutkan kesinambungan operasional sekolah, tetapi lebih dari itu, yakni telah mampu meningkatkan mutu hasil pendidikan.

''Kita tahu dana BOS memiliki nilai manfaat yang signifikan bagi peningkatan mutu pendidikan. Artinya bahwa value for money dana BOS dapat dipertanggungjawabkan baik secara ekonomis, efisiensi maupun efektivitasnya,\

" ijar bupati.

Kedepan, bupati berpesan, pengelolaan dana BOS bisa di realisasikan dengan cepat, aman, efisien, efektif, transparan dan akuntabel. Selain itu, pihak sekolah juga bisa memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi, serta mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.

Dalam hal pengadaan barang/jasa, sekolah telah menggunakan aplikasi Sistem Informasi Pengadaan Barang/Jasa Sekolah (Siplah) sebagai e-katalog sektoral kementerian pendidikan serta melaksanakan amanat peraturan perundangan sekaligus untuk mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dan memberikan kemudahan, kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi,” terangnya.

Bupati menegaskan, untuk memastikan dana BOS digunakan bagi peningkatan mutu dan kualitas layanan pendidikan, maka dalam perencanaan dan penganggaran dana BOS, sekolah telah mengacu kepada rapor pendidikan sebagai database perencanaan.

Rapor pendidikan merupakan alat bantu bagi sekolah untuk memperbaiki kualitas layanan pendidikan,” tandasnya.

Rapor pendidikan, sambungnya, merupakan perangkat bagi satuan pendidikan untuk dapat melakukan identifikasi permasalahan, refleksi terhadap akar masalah dan membenahi permasalahan melalui program dan kegiatan yang terarah.

Semoga melalui pengelolaan dan penatausahaan dana BOS yang amanah dan profesional, sekolah atau satuan pendidikan di Kabupaten Kebumen tidak hanya mampu menghadirkan mutu dan kualitas pembelajaran, tetapi juga mampu melahirkan generasi unggul yang bermartabat,” pungkasnya.