Dampak Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Harga Sejumlah Komoditas Sayuran di Pasar Tumenggungan Alami Kenaikan
Ekonomi

Dampak Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Harga Sejumlah Komoditas Sayuran di Pasar Tumenggungan Alami Kenaikan

Kebumen, (kebumen.sorot.co)--Tingginya curah hujan disertai angin pada beberapa waktu baru-baru ini berdampak pada kenaikan harga komoditas sayuran di Pasar Tumenggungan, Kebumen.

Salah satu pedagang sayuran di Pasar Tumenggungan, Wiji menuturkan, kenadati ada beberapa komoditas sayuran yang mengalami penurunan harga, namun banyak komoditas sayuran lainnya yang mengalami kenaikan sejak akhir bulan Desember lalu.

"Ada yang harganya turun, tapi banyak juga yang harganya naik," kata Wiji, Senin (29/01).

Ia merinci, cabai merah besar dan cabai merah kriting yang semula Rp. 30.000 per kilogram kini naik menjadi Rp.70.000 per kilogram. Sementara untuk cabai rawit sendiri yang tadinya Rp. 20.000 kini naik menjadi Rp. 50.000 per kilogram. 

Kenaikan harga cabai, sambung Wiji, juga dibarengi dengan kelangkaan komoditas tersebut. Lain halnya dengan bawang merah yang justru mengalami penurunan dari semula Rp. 50.000 menjadi Rp. 30.000 per kilogram.

"Harganya cabai naik terus, cabai rawit tadinya bisa sampai Rp.20.000 sekarang Rp.50.000 tapi stoknya juga langka," katanya.

Menurutnya, kondisi cuaca yang tidak menentu, panas dan hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi beberapa waktu belakangan ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga cabai terus mengalami kenaikan.

Ia menyebut banyak tanaman sayuran milik para petani rusak akibat diterjang hujan disertai angin. Kerusakan tanaman tersebut yang menjadikan harga terus naik.

"Karena musim hujan jadi pasokannya berkurang, barangnya rusak dan banyak petani gagal panen, tapi kalau untuk pembeli eceran sih malah semakin banyak , karen setelah natal tahun baru sekarang ada PHBI, rajaban," imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Rofik, pedangang sayur mayur di pasar setempat. Cuaca ekstrim akhir-akhir ini menurutnya menjadi faktor dominan kenaikan berbagai komoditi sayuran.

"Seledri naik dari Rp.15.000 menjadi Rp.45.000, tomat tadinya Rp.5.000 sekarang jadi Rp. 15.000, kentang juga naik dari Rp. 13.000 menjadi Rp.18.000 per kilogramnya," jelas Rofik.

Rofik menambahkan, sejumlah komoditas yang harganya sampai dengan saat ini masih stabil diantaranya, yakni brokoli, kobis, sawi dan wortel.

"Karena hujan terus, pembeli banyak berkurang karena harga juga mahal," pungkasnya.