Hindari Penyakit PMK, Pedagang Hewan Kurban Pilih Jualan di Pinggir Jalan
Peristiwa

Hindari Penyakit PMK, Pedagang Hewan Kurban Pilih Jualan di Pinggir Jalan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Menjelang hari raya Idul Adha atau hari raya kurban, para pedagang hewan kurban mulai banyak yang menjajakkan hewan kurban dagangannya di pinggir jalan diseputaran kota Kebumen.

Salah satunya yakni, pedagang hewan kurban di Jalan Kaswari, Kebumen Ahyani. Dirinya mengaku lebih memilih menjajakkan hewan kurban dagangannya di pinggir jalan daripada di pasar hewan. Menurutnya menjajakkan hewan dagangan di pinggir jalan lebih banyak diminati para pembeli. Terlebih dengan berhembusnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) belakangan ini.

"Disini lebih banyak diminati para pembeli. Aman juga dari kontaminasi PMK. Semua hewan kurban dagangan saya ini adalah hewan kurban lokal. Dari desa-desa. Tidak ada yang dari luar daerah atau luar kota," kata Ahyani, Kamis (23/06/2022).

Meski saat ini belum banyak pesanan yang diterimanya, namun Ahyani optimis pada H-10 hari raya Idul Adha mendatang akan penjualan hewan kurban akan meningkat. Ia mengatakan, berjualan di pinggir jalan membuat para pembeli merasa nyaman dan lebih mudah dalam memilih langsung hewan kurban. 

"Mudah-mudahan kedepannya rame, cuma ini waktunya masih lama kebanyakan masih banyak liat-liat dulu, sebagian sudah ada yang pesan," ucapnya.

Dirinya menjamin 100 persen, hewan kurban yang dijualnya adalah hewan sehat, dan berasal dari ternak lokal pedesaan di Kebumen. Untuk lebih meyakinkan calon pembeli, kebersihan kandang juga selalu ia prioritaskan.

Terkait adanya virus PMK di Kebumen, sambungnya, ia mengaku memiliki resep tersendiri untuk menjaga imunitas hewan ternak yang dijualnya. Yakni dengan cara memberikan wedang jahe dan gula jawa setiap pagi dan sore, serta memberikan makanan rumput atau dedaunan segar.

"Terkait dengan PMK saya juga merasa khawatir tapi saya sudah ada resep sendiri seperti kita selalu menjaga kebersihan ternak dan kandang. Kemudian tiap pagi dan sore saya selalu memperhatikan kesehatan ternak. Saya cek satu persatu dengan detail. Untuk suplemen, saya kasih makan seperti wedang jahe dan gula jawa kalau mau menjelang tidur dikasih makan, hewan kurban disini kebanyakan dari Kebumen saja, dari pedesaan, untuk kesehatan sudah dijamin kaya ngerawat anak sendirilah. Saya berjualan disini sudah 15 tahun lebih," jelasnya.