Kasus PMK Pengaruhi Penjualan Hewan Ternak Luar Kota
Peristiwa

Kasus PMK Pengaruhi Penjualan Hewan Ternak Luar Kota

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Temuan kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, ternyata berdampak pada penjualan. Kondisi ini terjadi untuk penjualan ternak khususnya ke luar kota. Namun untuk penjualan di wilayah Kebumen tetap stabil. 

Hadi salah seorang pedagang ternak di Pasar Hewan Kebumen mengaku belum ada dampak dalam memperjualbelikan hewan ternaknya. Ia juga memastikan hewan yang dijual dalam kondisi sehat dan bukan berasal dari luar kota, atau wilayah pandemi PMK. 

Namun, terdapat penurunan pemesanan hewan kurban dari luar kota. Yang biasanya, pada bulan ini sudah mulai ramai pembeli, yang mencari dagangan untuk dijual lagi di luar kota. 

Menurutnya harga sapi saat ini rata rata berkisar Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per ekornya. Dan memang, untuk sapi dari luar kota saat ini juga masih dilarang untuk masuk ke Kebumen. 

Kayanya nggak ada dampaknya, yang penting itu sapi merah yang dari Jogja kemarin nggak boleh masuk sementara la ya. Kalau PO sapi putih sini boleh masuk ya nggak ada dampaknya, dampaknya dikitlah, untuk jualan hewan ternak lokal, sapi disini harganya tergantung sapinya ada yang Rp 20 juta ada yang Rp 30 juta. Tapi kan belum ada orang ngirim di Jakarta, belum ada pesanan, ujarnya. 

Kondisi penjualan ternak sapi ini berbanding terbalik dengan kambing. Sudiyono salah satu pedagang mengatakan penjualan kambing kini sudah mulai meningkat. Peningkatan sendiri berkisar antara 5 hingga 10 persen dibandingkan hari hari biasanya.  

Menurutnya, hewan ternak di pasar ini selalu terjaga kesehatannya dan selalu ada pemeriksaan dari dokter hewan, untuk mengetahui kondisi hewan ternak yang diperjual belikan. Dan apabila ditemukan, ternak tidak sehat maka akan langsung dikembalikan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Mulai ada peningkatan permintaan hewan kurban peningkatan sekitar 5 persen. Kalo sehari ya jual ya beli keluar masuk kadang 10, kadang 5. Nggak mesti gitu, jelasnya.