HIV-AIDS Kebumen Tinggi, Wabup Tekankan Sinergitas dalam Penanggulangan
Sosial

HIV-AIDS Kebumen Tinggi, Wabup Tekankan Sinergitas dalam Penanggulangan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV)-Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) di Kabupaten cukup tinggi. Berdasarkan akumulasi data Pemkab, dari 2003 hingga 2020 tercatat temuan kasus 1.568 dimana 640 HIV dan AIDS 928 orang. Dari jumlah tersebut, 536 orang diantaranya telah meninggal dunia.

Data tersebut menunjukkan bahwa HIV/AIDS di Kebumen tergolong tinggi di Jawa Tengah. Disisi lain, ini juga merupakan langkah nyata dan keberhasilan dari Pemkab dalam melakukan temuan kasus baru. 

Tingginya kasus menjadi perhatian khusus Wakil Bupati Kebumen Ristawati Purwaningsih. Dalam hal ini, Wabup menilai tanggungjawab pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bukan hanya dari Dinas Kesehatan, atau Dispermades P3A, bahkan Komisi Penanggulangan AIDS saja. Melainkan juga tanggungjawab semua pihak dan diperlukan sinergitas. 

Mustahil ketiganya bergerak sendirian tanpa adanya sinergi dari berbagai elemen baik itu pemerintah, swasta maupun masyarakat. Pemerintah pun tak sekadar pemerintah pusat atau pemerintah kabupaten, melainkan pemerintah desa pun turut serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS, katanya saat membuka Bimtek Peningkatan Kapasitas Perencanaan Desa se Kabupaten Kebumen di Gedung Pertemuan Setda Kebumen, Selasa (06/04/2021).

Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa Kabupaten Kebumen telah memiliki peraturan daerah tentang penanggulangan HIV/AIDS sejak tahun 2013. Wabup juga mengungkapkan bahwa perlu melipat gandakan upaya penanggulangan yang dilaksanakan selama ini agar tidak kalah cepat dengan laju HIV-AIDS itu sendiri. 

Desa perlu diperkuat struktur kelembagaannya, diperjelas tugas pokok dan fungsinya, serta perlu difasilitasi dalam merancang program kerja agar terarah dengan target sasarannya. Dan yang tidak kalah penting dicarikan pos-pos program kerja untuk penanggulangan HIV/AIDS, imbuh Wabup.

Wabup optimis dengan memperkuat posisi dan jumlah desa secara terstruktur, sistemik dan masif, desa akan memberi kontribusi penting dan strategis memperkuat sejumlah upaya pemerintah kabupaten yang sudah dilakukan saat ini.