Monitoring Pelaksanaan Paskah, Bupati: Terorisme Ajaran Sesat dan Menyesatkan
Peristiwa

Monitoring Pelaksanaan Paskah, Bupati: Terorisme Ajaran Sesat dan Menyesatkan

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Bupati Kebumen Arif Sugiyanto bersama dengan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama, Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS. Prawira Negara Matondang, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono serta sejumlah pejabat lain melakukan monitoring pengamanan pelaksanaan ibadah Paskah atau Jumat Agung disejumlah gereja diwilayah Kebumen, Jumat (02/04).

Pada kesempatan tersebut ada tiga tempat yang dikunjungi Arif beserta rombongan dalam monitoring itu. Pertama, yakni di Gereja Bethani Kebumen, Gereja Kristen Jawa Kutowinangun, dan Gereja Kerasulan di Ambal. 

Bupati Arif mengatakan, pemerintah bersama aparat aktif melakukan sejumlah pengamanan dalam mengawal pelaksanaan ibadah Paskah di semua gereja yang ada di Kebumen. Ia bersyukur sampai dengan hari H pelaksanaam ibadah bagi umat Kristiani di Kebumen berjalan dengan aman dan lancar.

Kita liat sampai hari ini, Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, aman dan damai. Kami juga menyampaikan selamat hari paskah kepada umat Kristiani. Silahkan beribadah dengan tenang, dan nyaman, kita bersama aparat siap memberikan pengamanan, ujar Arif.

Arif berpesan kepada jamaah agar selalu menjaga kerukunan antar umat beragama agar terus berjalan harmonis. Menurutnya, banyak perbedaan yang ada ditengah masyarakat yang harus disikapi dengan mengendepankan kebijksanaan dengan saling menghormati dan menghargai. 

Kalau kita sering mendekatkan diri dengan Tuhan, beribadah dengan baik pasti punya sifat welas asih, sifat saling membantu, gotong royong. Berikan kecerian dan kebahagian dimulai dari keluarga, ucapnya.

Terkait aksi terorisme yang terjadi di sejumlah wilayah termasuk di Mabes Polri, Jakarta, Arif menyatakan mengutuk tindakan tersebut. Ia menegaskan, prilaku terorisme dengan bunuh diri dan membunuh orang lain adalah tindakan yang tidak dibenarkan oleh semua agama.

Kita mengutuk keras aksi terorisme. Terorisme ini ajaran sesat, yang sama sekali tidak dibenarkan oleh agama manapun. Islam pun tidak ada ajaran yang memperintahkan umatnya bunuh diri. Jadi ini sesat dan menyesatkan. Ajaran yang menyimpang, tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP Piter menambahkan, proses pengamanan hari paskah akan dilakukan selama empat hari dari mulai Kamis sampai Minggu mendatang. Polres Kebumen sudah menerjunkan 400 personel untuk mengamankan titik-titik gereja yang ada di Kebumen. Polisi pun dibantu oleh TNI, Linmas, dan juga Banser.

Kami siap siaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi. Dan alhamdulilah sampai saat ini, aman terkendali, ucapnya.

Dandim 0709/Kebumen Letkol Kav MS. Prawira Negara Matondang turut menambahkan, pada dasarnya TNI siap membantu dan mendukung Polri dalam menjaga kondusifitas di masyarakat. Khususnya saat ini menjaga keamanan bagi umat Kristiani yang sedang menjalani ibadah Paskah.

Dari TNI kita juga sudah melakukan patroli bareng bersama Polri, untuk memastikan pelaksanan Paskah berjalan dengan aman, dan nyaman. Kita sudah menempatkan dua Babinsa untuk ikut menjaga gereja yang ada di Kebumen, tandasnya.