Bermodal Acting, Warga Jatimalang Gasak Motor Teman Sendiri
Hukum & Kriminal

Bermodal Acting, Warga Jatimalang Gasak Motor Teman Sendiri

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Layaknya sebuah drama, melalui acting salah satu warga Desa Jatimalang, Kecamatan Klirong berinisial KA (28) berhasil mencuri sepeda motor matic Honda Vario milik temannya sendiri SP (39), salah satu warga Desa Karangglonggong, Kecamatan Klirong.

Meski sukses mengecoh SP, KA yang kini telah berstatus sebagai tersangka gagal mengelabuhi Penyidik Unit Reskrim Polsek Klirong. Tersangka akhirnya mengakui perbuatannya didepan penyidik saat dimintai keterangan dalam kasus pencurian yang menimpa korban yang tidak adalah teman tersangka.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Sugiyanto mengungkapkan, peristiwa pencurian itu bermula saat tersangka datang bertamu ke rumah korban pada hari Selasa (22/12) lalu sekira pukul 18.30 WIB. 

Aksi pencurian dilakukan saat korban sedang berada di dapur. Sepeda motor yang sedang diparkir di halaman rumah korban dibawa kabur oleh tersangka, jelas Iptu Sugiyanto yang juga merupakan Kapolsek Klirong, Selasa (16/02).

Oleh tersangka, kata Sugiyanto, motor korban disembunyikan tidak jauh dari rumah korban. Setelah itu tersangka segera kembali ke rumah korban. Menyadari motornya tidak ada di tempat semula ia memarkirkannya, korban pun panik mencarinya.  

Seolah tidak tau apa-apa, tersangka dengan actingnya pun ikut panik dan mencari motor korban disekitar lokasi rumah korban. Korban yang semakin kelabakan mencari motornya itu pun akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Klirong. 

Kita periksa para saksi, kita mintai keterangan. Termasuk pada saat itu, tersangka yang masih berstatus sebagai saksi pun juga kita periksa, jelasnya.

Sugiyanto menuturkan, saat diperiksa penyidik, ternyata mental tersangka lama-lama ciut dan goyah. Saat Penyidik Unit Reskrim Polsek Klirong mencecar tersangka dengan sejumlah pertanyaan khusus dan menjebak, tersangka akhirnya perlahan mulai mengaku telah mencuri motor korban. Akhirnya, KA yang sebelumnya berstatus sebagai saksi dalam kasus tersebut berubah menjadi tersangka.

Dari keterangan KA, banyak cerita yang terputus. Kita kejar terus dengan pertanyaan lain, dan akhirnya tersangka mengaku dan mau menunjukkan tempat persembunyian sepeda motor korban. Rupanya sepeda motor korban disembunyikan di sebuah makam yang letaknya kurang lebih 5 kilometer dari rumah korban, ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka, ia dengan mudah membawa kabur motor korban meski dilengkapi dengan teknologi keyless karena jauh sebelum itu tersangka telah berhasil mencuri kunci serep sepeda motor milik korban.

Kedekatan tersangka dengan korban dimanfaatkan untuk memuluskan aksi pencuriannya, mempelajari situasi lingkungan rumah korban saat bertamu dan memperhitungkan langkah dari aksi pencurian itu, imbuhnya.

Sugiyanto menambahkan, kendati tersangka telah mengakui semua perbuatannya, namun nasi telah menjadi bubur. Tersangka tetap diproses secara hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Kita selalu berkeyakinan, tidak ada kejahatan yang sempurna. Termasuk dalam kasus pencurian ini. Dengan keyakinan itu, akhirnya dalam waktu hanya beberapa jam saja kasus pencurian bisa kita ungkap, tukas Iptu Sugiyanto yang juga Kapolsek Klirong.

Tersangka dijerat dengan Pasal 362 KUH Pidana tentang pencurian, dengan ancaman kurungan paling lama 5 tahun penjara.