Nasib Ribuan Nasabah AJB Bumiputera Kebumen Terkatung-katung
Ekonomi

Nasib Ribuan Nasabah AJB Bumiputera Kebumen Terkatung-katung

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Ribuan nasabah Asuransi Jiwa Bersama (AJB) Bumiputera Kebumen tengah resah. Nasabah yang berjumlah ribuan kini nasibnya terkatung-katung lantaran tidak dapat segera menerima klaim. Padahal uang yang telah diasuransikan di perusahaan tersebut tidaklah sedikit.  

Salah satu nasabah berinisial R, mengatakan bahwa pihaknya memiliki nilai asuransi sesuai perhitungannya Rp 30 juta. Adapun tenggat waktu klaim telah diajukan dirinya pada akhir tahun 2019. Namun hingga kini, pihaknya belum dapat menerima tabungan pendidikan tersebut. 

Sudah 12 tahun jadi nasabah, rencana ambil untuk biaya anak sekolah tetapi disuruh nunggu, katanya. 

Kepala Kantor Cabang Kebumen AJB Bumiputera Jono Susilo mengakui bahwa perusahaannya tengah mengalami masalah likuiditas. Terkait hal tersebut, pihaknya selaku perwakilan di Kebumen hanya meminta masyarakat untuk bersabar dan menunggu antrean klaim.  

Tetap akan dibayarkan klaim nasabah, ucapnya lirih ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/9/2020). 

Jono tidak dapat memberikan jawaban terkait kapan nasabah dapat menerima uangnya. Ia menyebut bahwa hal tersebut di luar kewenangannya selaku pimpinan kantor cabang. 

Saya disini hanya untuk administrasi nasabah, imbuhnya. 

Jono menjelaskan, secara keseluruhan jumlah nasabah AJB Bumiputera Kebumen sekitar 6.800 orang. Akan tetapi hingga data terakhir, yang mengajukan klaim sebanyak 1.250 nasabah. Dari jumlah tersebut, angka klaim nasabah yang harus dibayarkan Rp 8 miliar. 

Tidak bisa memastikan kapan untuk nasabah menerima klaim. Saya berharap para nasabah bisa bersabar dan Bumiputera pasti akan bangkit, tegas pria asal Cilacap itu.

Ketika disinggung terkait produk perusahaan, ia menyebut adanya beasiswa berencana pendidikan dengan premi Rp 157.000 yang dibayarkan tiga bulan sekali. Ada juga program Mitra mandiri dimana nasabah dikenai premi Rp 200.000 perbulan. Dan ketiga Mitra Asuransi Rakyat Indonesia untuk program keluarga dengan premi 50.000 satu bulannya.