Bersihkan Monumen, Cara Komunitas Trail Karanggayam Peringati Kemerdekaan
Komunitas

Bersihkan Monumen, Cara Komunitas Trail Karanggayam Peringati Kemerdekaan

Karanggayam,(kebumen.sorot.co)--Menjelang HUT RI ke 75, berbagai cara dilakukan masyarakat dalam mengisi kemerdekaan. Salah satunya seperti yang dilaksanakan oleh komunitas Karanggayam Trail Odong-odong Kebumen (Katrok) dibantu Pemdes dan TNI Polri dengan membersihkan tugu Monumen Pertempuran Purangga di Desa Karanggayam, Minggu (9/8/2020).

Monumen Pertempuran Karanggayam sendiri merupakan lokasi yang dijadikan bukti sejarah perjuangan melawan penjajah. Peristiwa berdarah itu terjadi pada 19 Agustus 1947 dimana aparat dan masyarakat mendapatkan serangan penjajah. Tidak kurang 25 orang yang gugur terpampang namanya dalam monumen yang diresmikan tahun 1991 itu. 

Ketua Katrok Kisno kepada sorot.co mengatakan, membersihkan tugu merupakan satu upaya merawat dan melestarikan bangunan bersejarah. Disisi lain, ini merupakan cara komunitasnya dalam mengenang perjuangan para pendahulu dalam merebut kemerdekaan khususnya di Karanggayam. 

Kami ingin mengingat perjuangan para pahlawan khususnya peristiwa di Karanggayam saat diserang pasukan Belanda, katanya disela-sela kegiatan didampingi salah satu anggotanya Eko Suhardhono. 

Pada bagian lain, lanjut Kisno komunitas ingin terus menjalin sinergitas yang baik dengan pemerintah desa, TNI maupun Polsek setempat. Khususnya dalam kepedulian merawat monumen, ia berharap para generasi muda dapat ikut serta berperan mengisi kemerdekaan.  

Harapannya sejarah ini dapat diketahui generasi muda dan terus dikenang, imbuhnya. 

Kisno menambahkan, pembersihan tugu ini merupakan kegiatan pertama kali dalam perayaan HUT RI. Namun demikian, ia mengaku komunitas yang terdiri dari 50 orang anggota tersebut biasanya menggelar kegiatan bakti sosial.

Untuk perawatan Monumen Pertempuran Karanggayam (purangga) baru pertama kalinya, biasanya kegiatan sosial seperti penambalan jalan, droping air dan lain-lain, tandasnya.