Lima Kasus Baru Bertambah, 14 Pasien Dinyatakan Sembuh
Peristiwa

Lima Kasus Baru Bertambah, 14 Pasien Dinyatakan Sembuh

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kebumen merilis lima kasus baru tambahan positif corona. Lima pasien baru Covid-19 terbaru masih memiliki keterkaitan dengan kasus positif sebelumnya. Namun, pada hari yang sama juga terdapat peningkatan pasien sembuh yakni sebanyak 14 kasus. 

Juru Bicara Gugus Tugas Cokro Aminoto mengungkapkan, empat dari lima kasus terbaru Covid-19 berasal dari Kecamatan Buayan. Yaitu perempuan berinisial RAS (53), TUR (46), dan laki-laki berinisial PMW (18) serta HEN (20). Keempatnya memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif berinisial HK yang kini telah sembuh. 

Keempat kasus terkonfirmasi tersebut menjalani isolasi di RS PKU Muhammadiyah Gombong, katanya, Jumat (7/8/2020). 

Satu kasus lain, lanjut Cokro, adalah perempuan berinisial WAG (51) asal Kecamatan Prembun yang tinggal di Jakarta. Akhir Juli lalu, ia mengunjungi orang tuanya di Prembun. Pada 1 Agustus 2020 kemarin, WAG mendapatkan penanganan medis lantaran mengalami gejala demam dan sesak nafas.  

Oleh pihak RSUD Prembun disarankan mondok. Dua hari berikutnya berturut-turut (3-4/8/2020) dilakukan pengambilan swab tenggorokan. Hasil pemeriksaan labnya positif, imbuhnya. 

Dengan penambahan baru ini, jumlah kasus positif Covid-19 di Kebumen sebanyak 108 orang dengan 2 meninggal, 14 orang dalam isolasi dan 92 orang sembuh. Orang Dengan Pemantauan (ODP) tercatat 3.363 orang dengan 37 orang masih dalam pemantauan. Pasien Dengan Pengawasan (PDP) tercatat 305 orang, yang masih dalam pengawasan ada sebanyak 6 orang.

PDP dengan hasil lab negatif 220 orang. Hari ini pasien dengan hasil lab negatif, bertambah 114 orang, tambahnya. 

Memperhatikan perkembangan kasus Covid-19, masyarakat diperintahkan untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Seperti menjaga jarak aman (1-2 meter), jika  keluar rumah harus mengenakan masker, sering cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, bagi para pendatang untuk lapor RT/RW setempat.

Masyarakat juga perlu melakukan gerakan olahraga seperti seperti jalan sehat, senam, bersepeda dan olahraga lain dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, tutupnya.