Enggan Karantina, ODP Warga Desa Grenggeng Bakal Didenda Rp 500 Ribu
Pemerintahan

Enggan Karantina, ODP Warga Desa Grenggeng Bakal Didenda Rp 500 Ribu

Karanganyar,(kebumen.sorot.co)--Upaya mencegah penyebaran Covid-19 dilakukan beragam cara. Salah satunya upaya Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar yang memberlakukan sanksi tegas bagi para orang dalam pemantauan (ODP). Sanksi ini berupa denda Rp 500 ribu jika para pemudik tidak mau karantina mandiri. 

Kebijakan tegas pemdes setempat itu sudah menjadi kesepakatan bersama. Dimana setiap pemudik yang pulang kampung akan dicek suhu tubuh, dan diwajibkan mengenakan gelang merah muda tersebut. Gelang ini sebagai tanda dalam pemantauan. Mereka juga harus menjalani karantina mandiri selama 14 hari. Jika kedapatan mencopot gelang atau ke luar kawasan isolasi akan didenda Rp 500 ribu.

Bagi setiap perantuan yang datang ke Desa Grenggeng wajib mengikuti aturan ini,” kata Kepala Desa Grenggeng Eri Listiawan saat menerima kunjungan Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, di Balai Desa setempat, Senin, (18/5/2020).

Eri Listiawan menjelaskan, para ODP yang menggunakan gelang harus karantina mandiri. Ini penting, untuk menekan angka penyebaran covid-19 di desa tesebut. Menurutnya, di Desa Grenggeng ada 9 titik gerbang desa yang menjadi kontrol warga untuk keluar masuk.  

Ketika ada perantauan datang dan keluar kita data. Kalau sampai ada yang keluar dari rumah, masyarakat akan menjadi pemantau yang bersangkutan supaya tidak keluar rumah,” imbuhnya.

Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, mengatakan inovasi yang dilakukan oleh Pemdes Grenggeng cukup baik.  Hal tersebut tentu sangat baik sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Yazid juga berharap agar kerjasama yang baik di lingkungan Desa Grenggeng dapat mewujudkannya tetap sebagai zona hijau.

Inovasi ini agar masyarakat tidak terpapar covid-19,” ucapnya. 

Sementara itu, Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar hingga 18 Mei 2020 sendiri tecatat ada sebanyak 449 orang dalam pemantauan. Namun demikian, orang yang masih menjalani karantina hanya tersisa 17 orang. Disisi lain, Desa Grenggeng sampai saat ini juga tercatat masih zona hijau tidak ada yang positif atau pun PDP.