300 Warga Kebumen Dalam Pengawasan Terkait Corona
Peristiwa

300 Warga Kebumen Dalam Pengawasan Terkait Corona

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Jumlah masyarakat di Kebumen yang menjadi pengawasan petugas medis terus meningkat. Kini tercatat lebih dari 300 masyarakat menjadi pengawasan terkait dengan virus corona atau Covid-19. Angka ini mengalami kenaikan cukup siginifikan dibandingkan hari sebelumnya yang hanya 240 warga.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Corona Kebumen Arif Sugiyanto, yang juga Wakil Bupati mengatakan, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan atau PDP di Kebumen terus bertambah. Data terakhir per Senin tanggal 23 Maret 2020 jumlah ODP sebanyak 290 orang, PDP 23 orang dan 2 pasien meninggal, 1 suspect corona dan 1 negatif corona.

"Pasien meninggal dua orang, yang satu negatif corona dan satunya suspect. Bagi keluarga korban kini sudah dilakukan karantina dan penyemprotan disinfektan rumah korban," kata Arif saat rapat di Dinas Kesehatan Kebumen bersama tim medis, forkopimda dan sejumlah perangkat daerah.

Arif menegaskan, Pemkab Kebumen terus melakukan penanganan serius untuk mencegah adanya korban positif corona di Kebumen. Diantaranya dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas publik. Arif pun mengklaim setiap rumah sakit di Kebumen siap menerima ODP dan PDP untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. 

"RSUD Sudirman telah menyiapkan 38 kamar khusus bagi suspect corona," ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kebumen Dwi Budi Satrio mengatakan, pihaknya telah melakukan penggeseran anggaran untuk penanganan corona. Dinkes menggeser anggaran untuk pembangunan PKD dan Puskesmas Pembantu senilai Rp 800 juta, RSUD menggeser Rp 1 miliar, dan Puskesmas se Kebumen menggeser anggaran Rp 1 miliar.

"Untuk penanganan tingkat kecamatan dapat dibackup anggaran Puskesmas. Tiap puskesmas menggeser di bawah Rp 100 juta," tuturnya.

Sementara itu, pada kesempatan siang tadi juga dilaksanakan video conference dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar mengapresiasi langkah yang sudah dilakukan Kebumen dalam pencegahan seperti penyemprotan disinfektan di fasilitas umum. Ganjar juga berpesan agar Pemkab mengoptimalkan sosialisasi social distancing kepada masyarakat baik di pasar, terminal maupun fasilitas umum lain.