Tergerus Air Hujan, Banyak Jalan Rusak dan Berlubang
Peristiwa

Tergerus Air Hujan, Banyak Jalan Rusak dan Berlubang

Kutowinangun,(kebumen.sorot.co)--Seiring tingginya intensitas hujan di Kabupaten Kebumen, turut menimbulkan sejumlah kerusakan fasilitas umum. Tidak terkecuali sejumlah ruas jalan di Kebumen yang mulai terlihat banyak lubang. Bahkan masyarakat memasang tanaman, kayu hingga bambu sebagai penanda jalan berlubang.

Pantauan sorot.co Jumat (6/3/2020), pemasangan penanda tersebut terlihat di ruas Jalan Kebumen-Purworejo tepatnya di Kutowinangun. Jalan berlubang terlihat sepanjang jalan beraspal dengan diameter variasi mulai dari 20 hingga 50 centimeter. Jumlahnya pun cukup banyak yang kondisinya membahayakan pengguna jalan.

Pemasangan kayu dan tanaman terjadi di Desa Kuwarasan Kecamatan Kutowinangun di barat SMAN Kutowinangun. Sedangkan pemasangan bambu dan kayu terdapat di ruas jalan tepatnya Desa Pekunden Kecamatan Kutowinangun. Dua titik pada tepi jalan yang berdekatan dipasang sebagai penanda supaya tidak terjadi kecelekaan.

Hasan (28) salah satu warga setempat berujar, pemasangan tanda dilakukan masyarakat lantaran belum lama terjadi kecelakaan tunggal dengan korban pelajar. Jatuhnya pelajar tersebut disebabkan roda sepeda motornya masuk ke dalam jalan yang berlubang sehingga oleng. Meskipun hanya mengalami luka ringan, namun kondisi tersebut harus diperhatikan mengingat jalan ramai.

"Untuk tanda saja supaya tidak ada yang terjatuh lagi. Harapannya segera diperbaiki," katanya.

Sementara salah satu pengguna jalan, Yadi (32) mengatakan jalan berlubang membahayakan cukup banyak. Dirinya yang setiap hari melintas di jalan tersebut mengaku terkadang melintas pada titik lubang sehingga membuat keseimbangan terganggu. Menurutnya, lubang itu bila ada pengguna yang belum paham medan dapat berpotensi terjadi kecelakaan. 

"Yang belum paham jalan bisa kecelakaan, apalagi kalau malam hari dan hujan deras," ucapnya.