Cetak Eksportir, Pelaku UKM Digembleng Manajemen Ekspor
Ekonomi

Cetak Eksportir, Pelaku UKM Digembleng Manajemen Ekspor

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Puluhan pelaku UKM di Kabupaten Kebumen digembleng manajemen ekspor. Mereka dilatih langsung oleh pengajar dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) di bawah Kementerian Perdagangan, Selasa (23/7/2019). Dari pelatihan tersebut, diharapkan akan muncul eksportir dari Kebumen.

Widya Iswara (fungsional pengajar) dari Balai Besar PPEI Abdillah Sani mengungkapkan, menjadi eksportir perlu sejumlah hal yang dipersiapkan. Selain standar produk, juga mengenai mental dan pengenalan budaya luar. Pasalnya, menjadi eksportir tentu akan bertemu dengan masyarakat luar negeri.

"Kualitas produk jelas menentukan standar internasional dan negara tujuan, pelayanan pengiriman, kontinuitas serta mental eksportir harus dikuasi," katanya.

Dalam pelatihan selama tiga hari, peserta akan dikenalkan persiapan negosiasi, strategi negosiasi hingga kontrak dagang. Menurut Sani, menjadi eksportir tentu berbeda dengan berjualan skala nasional. Dia juga menekankan, calon eksportir harus memiliki optimisme yang tinggi untuk berhasil. 

"Mindsetnya jangan sulit namun bisa, tetapi bisa namun sulit. Sehingga ada semangat untuk mencapai eksportir meskipun butuh kerja keras," jelasnya.

Bagi Sani, pelatihan manajemen ekspor ini memang penting diikuti pelaku UKM. Akan tetapi, yang tidak kalah utama yaitu pendampingan pasca pelatihan. Untuk mengoptimalkan pelatihan tersebut, pihaknya akan mendampingi peserta selama satu tahun pelaku UKM ke depannya.

Sementara Kepala Disperindag Kebumen Widiatmoko mengatakan, pelatihan tersebut digagas atas keprihatinan kondisi produk UKM di Kebumen yang justru diekspor melalui daerah lain. Dengan bekal pelatihan, diharapkan menambah pengetahuan baru bagi pengusaha dan muncul eksportir baru.

"Harapannya muncul eksportir di Kebumen yang mampu menjual sendiri produk UKM ke luar negeri," ucapnya.