Datangkan Dalang, Warga Peniron Gelar Tradisi Ruwat Dadung
Budaya

Datangkan Dalang, Warga Peniron Gelar Tradisi Ruwat Dadung

Pejagoan,(kebumen.sorot.co)--Warga Dukuh Perkutukan dan Bulugantung, Desa Peniron, Kecamatan Pejagoan, menggelar ritual ruwat dadung atau tali pengikat hewan. Ruwat dadung oleh Dalang Siswadi Mudocarito dari Desa Clapar Kecamatan Karanggayam itu bertujuan agar Tuhan melimpahkan rezeki melimpah khususnya untuk ternak dan pertanian.

Dadung beragam jenis dari para peternak setempat dikumpulkan untuk digepyok (dipercikkan) air dengan menggunakan sapu dari batang padi. Air tersebut sebelumnya telah didoakan oleh dalang. Usai ruwat oleh dalang, dadung kemudian dibawa pulang untuk digunakan kepada hewan ternak.

Usai upacara ruwat dadung, dilanjutkan tasyakuran dengan makan nasi tumpeng bersama-sama. Bagi sesepuh dan tokoh masyarakat, makan tumpeng dilakukan pada gazebo. Sedangkan masyarakat makan bersama menggunakan daun jati di jalan raya.

Penyelenggara kegiatan Siswojo (74) mengungkapkan, ruwat dadung merupakan tradisi masyarakat yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Ruwat sekaligus momen tasyakuran petani dan peternak. Tradisi ini dihelat setiap tiga tahun sekali usai panen raya padi. Adapun pelaksanaan ruwat dilakukan tepat pada hari Rabu Kliwon Kamis Manis.

"Petani meyakini Rabu Kliwon Kamis Manis ini merupakan hari baik dan sebagai waktu turunnya rezeki," tuturnya disela-sela kegiatan, Rabu (18/6/2019).

Siswojo menjelaskan, dadung menjadi benda yang cukup penting bagi petani dan peternak. Yaitu menjadi ikat hewan ternak. Hewan ternak khususnya sapi dan kerbau dahulu sangat dibutuhkan masyarakat. Hewan ternak berperan untuk membajak sawah petani. 

"Ke depan harapannya gemah ripah loh jinawi (tentram, makmur dan tanah yang subur). Hasil pertanian dan peternakan baik," kata kakek warga RT 1 RW 5 Desa Peniron Kecamatan Pejagoan itu.

Sementara itu, Sekretaris Desa Peniron Kasidin mengapresiasi masyarakat yang tetap melestarikan budaya leluhur. Ia menegaskan, warganya memang mayoritas bekerja sebagai petani dan peternak. Dirinya mengakui selama ini hasil ternak dan pertanian masyarakat sangat baik.

"Semoga ke depan dapat dilakukan rutin dengan skala yang lebih besar," ungkapnya.