Permudah Perizinan Tambak Udang, Dinas Buka Layanan Satu Gerai
Pemerintahan

Permudah Perizinan Tambak Udang, Dinas Buka Layanan Satu Gerai

Kebumen,(kebumen.sorot.co)--Budidaya udang di Kabupaten Kebumen kini kian menjamur. Tercatat luas tambak udang mencapai 90 hektar dengan rata-rata luas pertambaknya 1/4 hektar. Guna mempermudah pelayanan, Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan) Kebumen membuka pelayanan perizinan dalam satu gerai.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Laode Haslam melalui Kabid Usaha Perikanan Dinlutkan Sigit Dwi Purnomo mengatakan, sebelumnya perizinan tambak udang harus melalui tiga OPD. Yaitu DPUPR terkait informasi tata ruang, Disperkim LH mengenai Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan. Ketiga yaitu Tanda Pendaftaran Usaha Pembudidayan Ikan yang dikeluarkan Dinlutkan.

"Ada gerai melayani budidaya ikan tetapi masih spesifik untuk tambak udang di bawa luas 5 hektar," ungkapnya di sela-sela sosialisasi Gerai Perijinan Perikanan, Rabu (19/6/2019) di Aula Dinlutkan.

Selain gerai budidaya ikan, lanjut Sigit, pihaknya juga membuka gerai perizinan bagi nelayan. Ada dua jenis perizinan yaitu Pas Kecil yang dikeluarkan Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan Cilacap untuk kapal di bawah 5 GT. Kedua yaitu Bukti Pencatatan Kapal Perikanan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah. 

"Dari masing-masing instansi maupun OPD tersebut menempatkan petugas khusus di gerai kami," jelasnya.

Sigit mengakui, adanya gerai tersebut dapat mengefektifkan dan mengefisienkan pelayanan. Selain efisien pengeluaran biaya pelayanan, juga menghemat waktu pelayanan. Sigit berharap, ke depan beberapa perizinan dapat lebih efektif dan efisien kembali.

"Kami berharap ke depan seluruh usaha kelautan dan perikanan dapat melengkapi legalitas perizinan. Supaya pemerintah ikut serta mendampingi dan memantau perkembangan usaha," tandasnya.